JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Muhammad Jusuf Kalla. /visi.news/ist
"Houthi sendiri juga menahan diri untuk berdamai dengan pemerintah. Jangan sampai perang internal di Yaman menimbulkan masalah tambahan di seluruh Timur Tengah," ujarnya.
Menurut JK, seluruh pihak yang memiliki pengaruh di kawasan, termasuk Arab Saudi, Iran, dan Amerika Serikat, perlu menunjukkan komitmen yang sama dalam meredam ketegangan. Tanpa adanya sikap saling menahan diri, konflik yang saat ini terjadi dikhawatirkan dapat berkembang menjadi krisis yang lebih luas dan semakin sulit diselesaikan.
Berangkat dari kondisi tersebut, JK memandang Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran sebagai jembatan komunikasi di antara negara-negara yang berselisih. Sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia dinilai memiliki legitimasi moral untuk mendorong terciptanya dialog yang konstruktif.
"Indonesia sebagai negara dengan penduduk masyarakat Islam terbesar tentu juga perlu memberi inisiatif," katanya.
JK menegaskan bahwa sejarah menunjukkan tidak ada konflik yang dapat diselesaikan secara permanen melalui kekerasan. Menurutnya, perdamaian hanya dapat dicapai apabila seluruh pihak bersedia duduk bersama, saling memahami kepentingan masing-masing, dan membangun kepercayaan melalui dialog.
"Semuanya bisa selesai kalau ada dialog, ada pengertian masing-masing," tegasnya.
Ia menambahkan, Indonesia memiliki keunggulan karena tidak terlibat langsung dalam konflik di Timur Tengah sehingga dapat diterima sebagai pihak yang netral. Selain itu, posisi Indonesia di kawasan Asia Tenggara yang relatif aman dan stabil menjadi modal penting untuk memfasilitasi pertemuan maupun komunikasi antarnegara yang sedang berseteru.
"Indonesia siap untuk menjadi, katakanlah, pendengar di antara negara-negara itu karena kita relatif lebih aman di Asia Tenggara," ujar JK.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!