Istana Respons Nama Raffi Ahmad dalam Kasus Bea Cukai
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi./visi.news/ist.
VISI.NEWS | JAKARTA - Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons mencuatnya nama Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda, Raffi Ahmad, dalam kasus dugaan suap di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.
Prasetyo mengajak seluruh pihak untuk lebih fokus pada upaya memperkuat perekonomian nasional di tengah berbagai tantangan yang dihadapi saat ini.
"Sehingga mari kita saling bergandengan tangan, saling merapatkan eh barisan, saling bekerja sama satu sama lain untuk memperkuat ekonomi kita. Itu dulu," kata Prasetyo dalam keterangannya dikutip, Rabu (10/6/2026)
Prasetyo tidak memberikan tanggapan secara spesifik terkait keterlibatan Raffi Ahmad dalam perkara yang tengah menjadi perhatian publik tersebut.
Sementara itu, Raffi Ahmad membantah tuduhan yang mengaitkan dirinya dengan dugaan korupsi importasi yang sedang diusut. Ia menegaskan tidak pernah terlibat dalam transaksi maupun pemesanan barang yang menjadi bagian dari perkara tersebut.
"Itu tidak benar," kata Raffi Ahmad di Jakarta.
Raffi mengaku tidak asing dengan berbagai tuduhan yang pernah menyeret namanya dalam sejumlah kasus sebelumnya.
"Oh ya, sudah biasa. Saya pernah dibawa dalam pencucian uang lah, ini lah," ujarnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!