Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Harga Emas Antam Naik Rp10.000, Tembus Rp2,622 Juta per Gram 27 Jul 2026 Nazriel Syahdan Syukuri Debut di Piala Presiden 2026 Bersama Persib 27 Jul 2026 Nazriel Bersinar di Piala Presiden, Siap Rebut Tempat di Skuad Utama Persib 27 Jul 2026 "Jangan Melongo, Mikir!" Pesan Megawati untuk Generasi Muda Indonesia 27 Jul 2026 JK Dorong Indonesia Jadi Mediator Perdamaian Timur Tengah 27 Jul 2026 Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka 27 Jul 2026

Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka

ED
PN
Senin, 27 Juli 2026 | 09:16 WIB
Bagikan
Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka

Menurut sumber tersebut, baik Iran maupun Amerika Serikat pada dasarnya ingin kembali menjalankan kesepakatan gencatan senjata sementara yang ditandatangani pada pertengahan Juni. Salah satu kompromi yang sedang dibahas adalah pengelolaan lalu lintas kapal di Selat Hormuz dengan pembatasan yang lebih longgar sehingga aktivitas perdagangan internasional dapat kembali berjalan normal.

Iran juga mengonfirmasi pembicaraan dengan Oman terus berlangsung mengenai pengelolaan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei mengatakan perundingan menunjukkan kemajuan meskipun belum mencapai kesepakatan akhir.

Baghaei menegaskan status Selat Hormuz belum berubah. Iran tetap berpendapat bahwa berdasarkan kesepakatan sementara, pihaknya memiliki kewenangan mengatur lalu lintas pelayaran di kawasan tersebut. Teheran juga menyampaikan keberatan terhadap usulan Amerika Serikat yang ingin mendukung jalur pelayaran alternatif yang lebih dekat dengan wilayah Oman.

Sementara itu, militer Amerika Serikat menyatakan blokade laut terhadap Iran tetap diberlakukan. Dalam operasi terbaru, sedikitnya 12 kapal dagang dialihkan dari jalur semula, dua kapal mengalami gangguan, dan dua lainnya diperiksa oleh pasukan Amerika.

Di luar Selat Hormuz, perhatian internasional juga tertuju pada Selat Bab el-Mandeb yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Kelompok Houthi di Yaman yang didukung Iran sebelumnya mengancam akan memblokade jalur pelayaran Arab Saudi sehingga menambah kekhawatiran terhadap keamanan distribusi energi dunia.

Di tengah jeda konflik, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dijadwalkan bertemu Presiden Trump di Gedung Putih pada Selasa. Netanyahu diperkirakan akan mendorong Washington tetap mengambil sikap keras terhadap Iran, terutama terkait program nuklir negara tersebut.

Dalam wawancara dengan Fox News, Netanyahu menyatakan mendukung penuh upaya Amerika Serikat menghentikan program nuklir Iran.

"Jika itu bisa dilakukan tanpa kembali ke perang besar, tentu lebih baik. Tetapi dengan atau tanpa kesepakatan, program nuklir Iran harus diakhiri," ujarnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.