Iran Hentikan Serangan Balasan, Peluang Dialog dengan AS Kembali Terbuka
Dalam wawancara dengan Fox News Sunday, Waltz menyatakan Presiden Trump masih membuka peluang penyelesaian melalui jalur diplomasi.
"Presiden memberikan sedikit ruang bagi pembicaraan," ujar Waltz.
Meski demikian, ia menegaskan kesiapan militer Amerika Serikat tidak berubah. Menanggapi laporan yang menyebut jeda operasi dipicu menipisnya persediaan rudal pencegat Patriot dan amunisi pertahanan lainnya, Waltz membantah informasi tersebut.
Menurut dia, militer Amerika memiliki seluruh sumber daya yang diperlukan untuk melanjutkan operasi apabila dibutuhkan.
"Saya ingin sangat jelas. Militer Amerika Serikat memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjalankan operasi ini secara efektif," katanya dalam wawancara terpisah dengan NBC News.
Meredanya konflik disambut positif pelaku pasar global. Harga minyak dunia pada perdagangan Asia, Senin pagi, tercatat turun setelah investor merespons jeda pertempuran dengan optimisme hati-hati bahwa eskalasi konflik tidak akan semakin meluas.
Salah satu fokus utama perundingan tetap berada di Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi lintasan sekitar seperlima perdagangan minyak dunia. Konflik di kawasan tersebut sebelumnya mengganggu berbagai upaya diplomasi antara Washington dan Teheran setelah kedua negara saling menyalahkan terkait keamanan pelayaran internasional.
Seorang pejabat kawasan yang terlibat dalam proses mediasi mengatakan penghentian sementara serangan dari kedua pihak merupakan sinyal positif yang membantu upaya deeskalasi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!