HIKMAH | Tawakal, Mewakilkan kepada Yang Kuasa
VISI.NEWS - Tawakkal (tawakkul; Arab) sering dipahami keliru oleh sebagian orang. Sikap yang kerap terjadi oleh orang yang sakit misalnya, ketika ia tidak berobat lalu menganggap hal itu sebagai bentuk tawakalnya kepada Allah SWT.
Contoh lain Jika ia seorang siswa dan akan mengikuti ujian akhir, lalu ia berkata saya tidak perlu belajar, tapi cukup berdoa dan tawakal saja, jika Allah menghendaki lulus pasti terjadi. Tidak perlu berusaha, jika Allah menghendaki menjadi orang kaya pasti terjadi. Apakah itu arti tawakal?
Kata “Tawakkal’ sesungguhnya berasal dari kata ‘wakil’. Salah satu dari nama Allah SWT yaitu “Al-Wakil”. Istilah wakil jika dinisbatkan kepada manusia berbeda jika dinisbatkan kepada Allah SWT.
Wakil jika yang dimaksud adalah jabatan yang disandang oleh seseorang, maka ia adalah pembantu yang siap mengerjakan tugas-tugas yang diberikan untuk mendampingi sang ketua.
Namun jika kata ini dinisbatkan kepada Allah SWT (al-Wakil) maka menunjukkan kekuasaan penuh milik Allah atas hamba dan seluruh makhlukNya. Hanya padaNya lah seluruh kekuasaan atas segala seuatu. Karena kekuasaannya tak terbatas, maka kita serahkan segala urusan kepadaNya.
Ada ulama yang berkata bahwa makna tawakkal adalah penyerahan hati secara total seperti seorang mayat yang tak berdaya ketika dimandi. Sepertinya hati berkata, wahai Tuhan, saya serahkan diriku kepadaMu seutuhnya, saya siap apapun keputusan dan apapun perlakuanMu kepadaku, sebab saya tau bahwa Engkau tak mungkin menginginkanku jelek dan celaka.
Orang yang makan uang haram dari hasil korupsi dan lain sebagainya dipastikan bukan orang yang bertawakal karena ia tidak percaya bahwa Allah yang memberikan rezeki sehingga ia melakukan apa saja untuk memperoleh uang.
Orang yang bersedih dan menangis memikirkan keluarganya yang akan ditinggalkan, jika sedih karena berpisah itu manusiawi, tapi jika sedih karena merisaukan nasib hidup keluarganya, maka orang ini tidak menjadikan Allah sebagai wakilnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!