Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan
Tanpa JPO, Keselamatan Jadi Sorotan
Selain persoalan kemacetan, desain halte BRT Cicadas yang berada di tengah jalan juga menimbulkan pertanyaan mengenai akses penumpang menuju halte.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah tidak adanya jembatan penyeberangan orang (JPO). Farhan menjelaskan, kondisi ruang jalan di kawasan tersebut menjadi pertimbangan dalam menentukan desain halte.
Menurutnya, keterbatasan lebar jalan dan trotoar membuat pembangunan JPO dinilai sulit dilakukan.
"Kenapa tidak dibikin JPO? Karena terlalu sempit kalau untuk JPO. Maka akhirnya dibikinlah jalan seperti itu," ungkapnya.
Namun, ketiadaan JPO bukan berarti aspek keselamatan dapat diabaikan. Farhan mengatakan Pemkot Bandung akan terus mengamati kondisi halte dan akses masyarakat, terutama setelah fasilitas tersebut mulai digunakan.
"Kita akan amati terus, karena saya juga tidak mau sampai terjadi kecelakaan," ujarnya.
Perhatian khusus juga diberikan terhadap kelompok rentan, termasuk penyandang disabilitas. Farhan menyoroti posisi lantai halte yang tinggi yang berpotensi menyulitkan sebagian pengguna.
"Ditambah lagi, dengan lantai halte yang tinggi, tentu akan ada kesulitan juga bagi penyandang disabilitas," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!