Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026 Jejak Delapan Orang Hilang di Selat Sunda, Pencarian di Tengah Ancaman Krakatau 12 Sep 2026 Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan 12 Sep 2026 Gelombang Tinggi Dibalik Misteri Hilangnya 5 Jurnalis di Selat Sunda 12 Sep 2026 260 Warga Kabupaten Bandung Terima Bantuan Becak Listrik dari Presiden Prabowo 12 Sep 2026 Drama Menit Akhir! Persija Bungkam Persib 2-1 di GBK 12 Sep 2026 Jurnalis Sukabumi Gelar Doa Bersama untuk Lima Wartawan yang Hilang 12 Sep 2026 Persib Bandung Tertinggal 0-1 dari Persija di Babak Pertama 12 Sep 2026 VinFast Siapkan 27 Showroom EV di Filipina 12 Sep 2026 Thailand Percepat Investasi Industri US$3,66 Miliar 12 Sep 2026 Kasus Dugaan Korupsi di BJB: Mengapa Ridwan Kamil Belum Tersangka? 12 Sep 2026 Jejak Delapan Orang Hilang di Selat Sunda, Pencarian di Tengah Ancaman Krakatau 12 Sep 2026

Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan

ED
PN
Sabtu, 12 September 2026 | 17:47 WIB
Bagikan
Halte BRT Cicadas di Tengah Jalan Picu Keluhan, Farhan Janji Kawal Keselamatan

VISI.NEWSPembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) di kawasan Cicadas, Kota Bandung, menuai keluhan masyarakat. Posisi halte yang dibangun di tengah badan jalan dikhawatirkan memicu kemacetan sekaligus menimbulkan persoalan keselamatan bagi pengguna jalan.

Menanggapi keresahan tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan Pemerintah Kota Bandung terus mengawasi proses pembangunan dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun pihak pengelola BRT.

Farhan mengakui potensi kemacetan akibat pembangunan halte di tengah jalan sebenarnya sudah diperkirakan sejak awal. Karena itu, pemerintah kini berupaya mencari cara agar dampak terhadap mobilitas warga dapat ditekan selama pekerjaan berlangsung.

"Itu sudah diduga sebelumnya. Jadi saya sedang komunikasi bagaimana cara meminimalkan kemacetan supaya pengerjaannya tidak menimbulkan kemacetan," ujar Farhan seusai kegiatan di Lapangan Puter, Kecamatan Coblong, Jumat (11/9/2026).

Ditargetkan Rampung Dua Pekan

Farhan mengatakan, gangguan lalu lintas akibat pekerjaan konstruksi tersebut diharapkan tidak berlangsung lama. Berdasarkan informasi yang diterimanya, pembangunan halte diperkirakan dapat diselesaikan paling lama sekitar dua pekan.

"Tapi ini hanya sementara saja. Pengerjaan akan cepat. Menurut kabar itu paling lama selama dua minggu, setelah itu lancar, persis seperti yang di Jalan Jakarta. Itu juga cepat, dalam dua minggu selesai," katanya.

Meski demikian, pemerintah tetap akan memantau kondisi lalu lintas selama pembangunan berlangsung. Sebab, pekerjaan yang mengambil ruang di tengah badan jalan berpotensi mempersempit ruang gerak kendaraan dan meningkatkan kepadatan, terutama pada jam sibuk.

Farhan menegaskan, kecepatan pengerjaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar masyarakat tidak terlalu lama menanggung dampak pembangunan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.