Gempolin, Jurus Gempol Sari Pangkas Sampah Organik

ED
PN
Minggu, 23 Agustus 2026 | 10:20 WIB
Bagikan
Gempolin, Jurus Gempol Sari Pangkas Sampah Organik

Tujuannya adalah mengurangi volume sampah yang harus diangkut menuju TPA. Sampah organik yang sebelumnya dianggap sebagai limbah justru diarahkan menjadi bahan yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan pengolahan.

Wahidin mengatakan langkah pertama yang dilakukan dalam Gempolin adalah pendataan. Kader Gempolin yang berasal dari kelompok tani dan Dasawisma di tingkat RT turun langsung ke rumah-rumah warga.

Mereka mendata kondisi setiap keluarga, termasuk apakah warga telah melakukan pemilahan sampah atau masih membutuhkan edukasi dan pendampingan.

“Dengan adanya Gempolin, kita tahu berapa orang yang sudah memilah. Kita juga punya petanya, sehingga terlihat sebaran warga yang sudah memilah,” katanya.

Hingga saat ini, pendataan telah mencakup 2.093 kartu keluarga atau sekitar 63 persen dari total kartu keluarga di Kelurahan Gempol Sari.

Data tersebut kemudian menjadi dasar bagi pemerintah kewilayahan untuk menentukan langkah berikutnya. Warga yang telah memilah dapat dipantau, sementara keluarga yang belum memilah dapat menjadi sasaran edukasi dan pendampingan.

Data yang terkumpul juga terintegrasi dalam aplikasi Gempolin. Status warga dapat diperbarui ketika terjadi perubahan perilaku, sehingga pemerintah wilayah memiliki rekam data pengelolaan sampah hingga tingkat RT dan RW.

Untuk menjalankan gerakan tersebut, Gempol Sari melibatkan sekitar 300 kader Gempolin yang tersebar di 10 RW dan 67 RT. Para kader tidak hanya mengandalkan sosialisasi secara massal, tetapi juga melakukan pendekatan dari rumah ke rumah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.