Ida Nurlaela Sebut Koperasi Adalah Instrumen Ekonomi Wong Cilik 14 Jul 2026 Habib Syarief: Wajib Belajar 13 Tahun Harus Diikuti Pemerataan Akses Pendidikan 14 Jul 2026 Habib Syarief Jagokan Prancis dan Inggris Melaju ke Final Piala Dunia 2026 14 Jul 2026 Farhan Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan, Perkuat Pencegahan Bullying 14 Jul 2026 Basmi Tikus di Sawah, Warga Majalengka Tewas Tersengat Listrik 14 Jul 2026 Kerangka Manusia di Kebun Jati Sagaranten Dibawa ke RS untuk Autopsi 14 Jul 2026 Polres Kuningan Bongkar Jaringan Narkoba, 12 Tersangka Diamankan 14 Jul 2026 Edi Purwanto: Keselamatan Kereta Api Jangan Sekadar Jadi Wacana 14 Jul 2026 Pemkab Bandung Tutup Permanen Pembuangan Sampah Liar Ciganitri 14 Jul 2026 Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu 14 Jul 2026 Ida Nurlaela Sebut Koperasi Adalah Instrumen Ekonomi Wong Cilik 14 Jul 2026 Habib Syarief: Wajib Belajar 13 Tahun Harus Diikuti Pemerataan Akses Pendidikan 14 Jul 2026 Habib Syarief Jagokan Prancis dan Inggris Melaju ke Final Piala Dunia 2026 14 Jul 2026 Farhan Tegaskan MPLS Bebas Perpeloncoan, Perkuat Pencegahan Bullying 14 Jul 2026 Basmi Tikus di Sawah, Warga Majalengka Tewas Tersengat Listrik 14 Jul 2026 Kerangka Manusia di Kebun Jati Sagaranten Dibawa ke RS untuk Autopsi 14 Jul 2026 Polres Kuningan Bongkar Jaringan Narkoba, 12 Tersangka Diamankan 14 Jul 2026 Edi Purwanto: Keselamatan Kereta Api Jangan Sekadar Jadi Wacana 14 Jul 2026 Pemkab Bandung Tutup Permanen Pembuangan Sampah Liar Ciganitri 14 Jul 2026 Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu 14 Jul 2026

Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu

Desi Rossilawati
Selasa, 14 Juli 2026 | 16:00 WIB
Bagikan
Gary Neville Nilai Argentina Tak Sekuat Empat Tahun Lalu

Timnas Argentina./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Mantan pemain Timnas Inggris, Gary Neville, menilai Argentina tidak lagi memiliki kekuatan seperti saat menjuarai Piala Dunia 2022. Pernyataan tersebut disampaikan menjelang duel semifinal Piala Dunia 2026 antara Inggris dan Argentina.

Pertandingan Inggris kontra Argentina akan berlangsung di Kansas City pada Kamis (16/7) dini hari WIB. Laga tersebut menjadi pertemuan kompetitif pertama kedua negara sejak Inggris mengalahkan Argentina dengan skor 1-0 pada fase grup Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang.

Inggris datang dengan ambisi besar untuk mencapai final Piala Dunia pertama mereka dalam 60 tahun terakhir setelah terakhir kali merasakan laga puncak pada 1966. Sementara itu, Argentina berusaha menjaga peluang tampil di final secara beruntun sekaligus mempertahankan gelar juara dunia.

Tim Tiga Singa memiliki catatan positif sepanjang turnamen dengan meraih lima kemenangan dari enam pertandingan dan satu hasil imbang. Di sisi lain, Argentina juga tampil impresif dengan mencatatkan rekor sempurna di Piala Dunia 2026 bersama Prancis sebagai dua tim yang selalu menang.

Meski mengakui Argentina tetap memiliki kualitas dan berbahaya, Neville menilai performa tim asuhan Lionel Scaloni tersebut mengalami penurunan dibandingkan saat menjadi juara dunia di Qatar.

"Inggris belum mencapai final Piala Dunia sejak 1966, dan ini adalah sebuah kesempatan yang luar biasa bagus untuk juara Piala Dunia," ucap mantan bek top Inggris itu dalam siniar the Overlap.

"Ini bukanlah tim Argentina yang klasik, sama sekali bukan tim ini tidak sebagus Argentina dari empat tahun yang lalu, meski masih berbahaya, tentu saja, dan karena mereka masih memiliki Messi dan semangat yang luar biasa besar," lanjut pemain legendaris Manchester United itu.

Neville juga membandingkan Argentina dengan kandidat juara lainnya seperti Prancis dan Spanyol. Menurutnya, Inggris akan menghadapi tantangan yang lebih berat apabila bertemu dua tim Eropa tersebut.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.