Desak Setop Ekspor Monyet, Didukung Petisi dari 46.565 Orang
“Manusia dan spesies lain hidup bersama di dunia yang sama. Ketika monyet diekspor untuk eksperimen laboratorium dan mengalami rasa sakit yang sebenarnya tidak diperlukan, bagi saya ada harmoni yang hilang dalam hubungan manusia dengan spesies lain. Semua yang hidup berhak untuk hidup dan berada di habitatnya,” ujar Wanggi Hoed.
Melalui aksi tersebut, penyelenggara berharap masyarakat tidak hanya melihat monyet sebagai objek penelitian, tetapi juga memahami persoalan ekologis dan kesejahteraan satwa yang menyertainya.
Dorongan Beralih ke Metode Non-Hewan
Selain meminta penghentian sementara ekspor, Forum United For Primates mendorong pemerintah dan lembaga penelitian memperkuat penggunaan metode penelitian non-hewan.
Perkembangan teknologi penelitian membuka peluang penggunaan berbagai pendekatan alternatif yang dapat mengurangi ketergantungan terhadap hewan dalam penelitian dan pengujian.
Bagi kelompok pemerhati satwa, pengembangan metode tersebut menjadi bagian penting dari solusi jangka panjang, terutama untuk penelitian yang selama ini menggunakan primata.
Mereka menilai kebijakan penelitian perlu mempertimbangkan perkembangan metode alternatif sekaligus aspek etika, kesejahteraan satwa, dan keberlanjutan populasi.
Dukungan Meluas
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!