Desak Setop Ekspor Monyet, Didukung Petisi dari 46.565 Orang
Aksi Damai di Titik Nol Yogyakarta
Desakan serupa disampaikan di Yogyakarta. Anggota Forum United For Primates bersama masyarakat menggelar aksi damai di Titik Nol Kilometer Yogyakarta.
Aksi tersebut diisi dengan orasi dan edukasi publik mengenai persoalan perdagangan serta pemanfaatan monyet ekor panjang untuk penelitian.
Bassis Shaggydog sekaligus penggiat perlindungan satwa, Bandizt, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Seniman Wanggi Hoed juga menyampaikan pesan melalui pertunjukan pantomim. Dalam pertunjukan tersebut, ia mengenakan kostum menyerupai petugas laboratorium dan berada di dalam sebuah kandang berukuran besar.
Gambaran tersebut sengaja membalik posisi yang selama ini identik dengan monyet sebagai satwa yang dikurung. Melalui simbol tersebut, pertunjukan mengajak masyarakat melihat persoalan dari sudut pandang satwa yang menjadi objek penelitian.
Pertunjukan juga menampilkan seseorang berkostum Hanoman. Tokoh mitologi tersebut digambarkan mengamati proses ekspor dan pemanfaatan monyet sebagai objek uji coba di laboratorium.
Wanggi mengatakan pertunjukan tersebut menjadi cara untuk menyampaikan pesan mengenai hubungan manusia dengan spesies lain sekaligus mempertanyakan praktik penelitian yang dinilai masih menimbulkan penderitaan satwa.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!