Dealer di Sukabumi Laporkan Dugaan Penipuan 13 Mobil Senilai Rp2,8 Miliar
Pada 14 September, Alice kemudian datang ke Polda Jabar. Saat berada di lokasi, dia melihat empat unit ambulans yang disebut merupakan bagian dari 13 kendaraan yang dilaporkan.
"Pada tanggal 14 September kemarin, saya hadir di Polda Jabar. Saya sempat foto, memang ada empat ambulans di sana, ada tiga ambulans, satu lagi datangnya kesiangan, tapi ambulansnya ada. Saya sudah make sure, saya sudah pastikan, oh ya benar, Suzuki APV yang dirubah jadi ambulans," ujarnya.
Namun, Alice mengaku kecewa karena penyitaan terhadap kendaraan tidak jadi dilakukan. Padahal dia menyaksikan langsung, bahwa penyidik sudah melakukan persiapan administrasi untuk penyitaan kendaraan.
"Barang bukti ada, mobil kami ada, empat mobil ada, tapi tidak jadi dilakukan penyitaan," katanya.
Alice menduga batalnya penyitaan barang bukti tersebut berkaitan dengan adanya intervensi. Menurut dia, dugaan intervensi itu datang dari pihak luar. "Dugaan saya ini ada intervensi dari luar," jelasnya.
Dia pun semakin heran karena penanganan kasus tersebut yang semula ditangani Unit 5 Subdit 3, kini beralih ke Subdit 1.
"Kami disini korban, kami disini dilaporan. Kami nggak minta banyak, kembalikan mobil kami. Kalau dikembalikan pun kami masih rugi, kenapa?karena sudah dirubah menjadi ambulans," ujarnya.
Alice juga mengungkapkan bahwa J selaku terlapor dalam kasus tersebut merupakan anggota DPRD Kota Bogor. "Apalagi terlapor ini anggota dewan, kan seharusnya berpihak kepada rakyat dong," pungkasnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!