DARI PONPES KE PONPES | Pesantren Buntet Cirebon Punya Kiai Abbas yang Fenomenal
Dan itu baru reda, setelah wilayah Cirebon diserang wabah penyakit yang mematikan, sehingga Belanda dan Keraton memerlukan Mbah Muqoyyim untuk membantu mengatasi itu semua, hingga kedatangan Mbah Muqoyyim pun bisa meredakan wabah penyakit, dan Belanda pun akhirnya mengakui keberadaan Mbah Muqoyyim yang merupakan rahmat untuk semuanya.
Tarekat
Apa tarekatnya Mbah Muqoyyim ? Mbah Muqoyyim seperti yang terdapat dalam beberapa naskah yang mencatatkannya, bahwa ia pernah belajar tarekat kepada Syekh Muhyi Pamijahan tetapi ia tidak menyebarkannya secara terbuka. Hal ini memungkinkan silsilah tarekat Syatariyah yang ada di Pesantren Buntet memiliki jalur yang sama seperti di Keraton Kanoman (Mahrus Elmawa, 2015: 6).
Adapun tarekat lainnya adalah tarekat Tijaniah.
Silsilah Tarekat Syatariyah Mbah Muqayyim bisa ditemukan dalam naskah Kiai Mas Arifin di Tuk, (Talun-Sumber). Ia menerima ijazah tarekat Syatariyah ketika tinggal di Talun, Sumber, daerah sekitar Kabupaten Cirebon, kemudian ia berikan kepada Kiai Mas Arifin.
Dalam naskah tersebut tersusun silsilah tarekat Syatariyah Mbah Muqayyim sebagai berikut : Silsilah Tarekat Syatariyah Mbah Muqayyim
Rasulullah SAW / Ali kang putra Abi Thalib ra. / Husain al-Syahid Zain al-Abidin / Muhammad Baqir / Ja’far al-Sidiq Sultan Arifin Abi Yazid al-Bustami / Syaikh Muhammad Magrib Abu Mudlfar Maulana Rumi Tusai / Abi Hasani al-Harqani Huda Aqli Mawar al-Nahari Sayyid Muhammad / Asyiq Syaikh Abd Allah al Syatari / Hidayatu Sarmasani / Syaikh Haji Husuri Syaikh Muhammad Gaus kang putra Hatir al-Din Sayyid Wajh al-Dini kang putra bangsa Uluwiri Sigat Allah kang putra Sayyid Rauh Allah Sayidina Abi Mawahib Abd Allah Ahmad kang putra Ali kang bangsa Abbas ing Syanawi negarane Syaikh Ahmad kang putra Muhammad ing Madinah negarane kang masyhur kelawan Syaikh Ahmad ing Qusasi Syaikh Abd al-Ra‟uf kang putra Ali kang bangsa Syaih Fansuri ing Singkil negarane. Syaikh Haji al-Muhyi ing Karang negarane ing Safarwadi Pedukuhane Kiyahi Pengulu ing Batang negarane kiyahi Talabuddin arane Kiyahi Muqayyim ing Syarbon negarane ing Sampiran Pedukuhane Kiyahi Mas Arifin Syirbon negarane Atuk Pedukuhane Kiyahi Haji Syarqawi Majalengka negarane Babakan Pedukuhane. Kiyahi Bulqiyah Syirbon negarane Sidapurna Pedukuhane. (Sumber Yoyon, 67/68)
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!