AHWA Kuasai Voting, Mekanisme Pilketum PBNU Berubah
Voting akhirnya ditempuh setelah proses musyawarah tidak menghasilkan kesepakatan bersama.
Kubu Gus Yahya Minta Semua Pihak Hormati Hasil
Kubu Ketua Umum PBNU petahana Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebelumnya meminta seluruh pihak menghormati hasil voting.
Amin Said Husni mengatakan voting merupakan salah satu mekanisme pengambilan keputusan ketika musyawarah dan mufakat tidak menemukan titik temu.
Menurut Amin, penggunaan voting bukan sesuatu yang asing di lingkungan NU maupun organisasi lainnya.
“Tapi ketika kata sepakat itu tidak bisa dicapai, maka suara terbanyak itu merupakan salah satu bentuk pengambilan keputusan. Nggak ada masalah, itu sesuatu yang lazim dilakukan di NU, bahkan juga sudah lazim dilakukan di organisasi-organisasi manapun,” kata Amin melalui sambungan telepon, Sabtu (29/8/2026).
Ia menilai hasil voting harus diterima sebagai keputusan yang lahir dari proses pengambilan suara.
“Bahkan di dalam lembaga perwakilan kita, di DPR, MPR, itu kan juga sudah biasa kita melakukan voting. Bukan sesuatu yang tabu, bukan sesuatu yang baru,” ujar Amin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!