AHWA Kuasai Voting, Mekanisme Pilketum PBNU Berubah

ED
PN
Minggu, 30 Agustus 2026 | 05:40 WIB
Bagikan
AHWA Kuasai Voting, Mekanisme Pilketum PBNU Berubah

Voting akhirnya ditempuh setelah proses musyawarah tidak menghasilkan kesepakatan bersama.

Kubu Gus Yahya Minta Semua Pihak Hormati Hasil

Kubu Ketua Umum PBNU petahana Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya sebelumnya meminta seluruh pihak menghormati hasil voting.

Amin Said Husni mengatakan voting merupakan salah satu mekanisme pengambilan keputusan ketika musyawarah dan mufakat tidak menemukan titik temu.

Menurut Amin, penggunaan voting bukan sesuatu yang asing di lingkungan NU maupun organisasi lainnya.

“Tapi ketika kata sepakat itu tidak bisa dicapai, maka suara terbanyak itu merupakan salah satu bentuk pengambilan keputusan. Nggak ada masalah, itu sesuatu yang lazim dilakukan di NU, bahkan juga sudah lazim dilakukan di organisasi-organisasi manapun,” kata Amin melalui sambungan telepon, Sabtu (29/8/2026).

Ia menilai hasil voting harus diterima sebagai keputusan yang lahir dari proses pengambilan suara.

“Bahkan di dalam lembaga perwakilan kita, di DPR, MPR, itu kan juga sudah biasa kita melakukan voting. Bukan sesuatu yang tabu, bukan sesuatu yang baru,” ujar Amin.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.