Tabebuya Putih Mekar di Bundaran Cibiru Bandung Curi Perhatian 29 Aug 2026 Misbakhun Soroti Data Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN 29 Aug 2026 Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 633 Orang, 2.980 Hilang 29 Aug 2026 Bagaimana Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Pendaftaran Calon? 29 Aug 2026 Kapten Persija Ungkap Kondisi Tim Jelang Lawan Brisbane Roar 29 Aug 2026 Ikwan Sambut Debut Resmi Bersama Persib di Kompetisi Asia 29 Aug 2026 Mariano Peralta Ungkap Kesiapan Persib Hadapi Manila Digger 29 Aug 2026 Palembang Dikepung Kabut Asap Karhutla, CFN dan CFD Dihentikan Sementara 29 Aug 2026 5 Desa Wisata Gunungkidul dengan Pesona Alam dan Budaya 29 Aug 2026 Banyak Ikan Mati Usai Air Diambil Heli Padamkan Karhutla, Pemilik Minta Ganti Rugi 29 Aug 2026 Tabebuya Putih Mekar di Bundaran Cibiru Bandung Curi Perhatian 29 Aug 2026 Misbakhun Soroti Data Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN 29 Aug 2026 Banjir Bandang Nepal-Tibet Tewaskan 633 Orang, 2.980 Hilang 29 Aug 2026 Bagaimana Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU Tanpa Pendaftaran Calon? 29 Aug 2026 Kapten Persija Ungkap Kondisi Tim Jelang Lawan Brisbane Roar 29 Aug 2026 Ikwan Sambut Debut Resmi Bersama Persib di Kompetisi Asia 29 Aug 2026 Mariano Peralta Ungkap Kesiapan Persib Hadapi Manila Digger 29 Aug 2026 Palembang Dikepung Kabut Asap Karhutla, CFN dan CFD Dihentikan Sementara 29 Aug 2026 5 Desa Wisata Gunungkidul dengan Pesona Alam dan Budaya 29 Aug 2026 Banyak Ikan Mati Usai Air Diambil Heli Padamkan Karhutla, Pemilik Minta Ganti Rugi 29 Aug 2026

Misbakhun Soroti Data Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 Agustus 2026 | 16:24 WIB
Bagikan
Misbakhun Soroti Data Desil, Pemerintah Perbaiki DTSEN

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Pemerintah tengah memperbaiki Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), termasuk mengukur ulang parameter yang digunakan untuk menentukan kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, mengatakan pembenahan tersebut dilakukan di tengah sorotan terhadap akurasi data desil yang menjadi salah satu dasar penentuan penerima berbagai program perlindungan sosial.

"Pemerintah kan ingin memperbaiki dengan DTSEN. Dari DTSEN itu nanti perbaikan-perbaikan itu akan dilakukan dan parameter-parameter sedang diukur ulang supaya lebih mengenal, lebih tepat," ujar Misbakhun di Jakarta Selatan, Kamis (27/8/2026).

Menurut Misbakhun, pembenahan data diperlukan agar kebijakan pemerintah, khususnya subsidi, perlindungan sosial, dan bantuan sosial (bansos), dapat diberikan kepada masyarakat yang tepat sasaran.

Ia mengatakan pemerintah juga tengah melakukan sensus ekonomi secara lebih detail. Proses tersebut mencakup kalibrasi ulang terhadap baseline Produk Domestik Bruto (PDB).

"Makanya, sekarang pemerintah sangat detail dalam hal melakukan sensus ekonomi. Itu yang sedang dijalankan, termasuk baseline PDB-nya sedang dikalibrasi ulang," katanya.

Misbakhun menjelaskan, data desil menjadi perhatian karena selama ini digunakan sebagai salah satu tolok ukur dalam menentukan masyarakat yang masuk kategori penerima perlindungan sosial.

Menurutnya, akurasi data diperlukan agar anggaran negara yang dialokasikan untuk berbagai program perlindungan sosial dapat diterima oleh masyarakat yang sesuai dengan kriteria.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.