Adella Kanasya Dorong Perpusnas Perkuat Perpustakaan Sekolah untuk Tingkatkan Literasi Anak
PN
Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar Adella Kanasya Adies./visi.news/ist.
VISI.NEWS — Anggota Komisi X DPR RI Fraksi Partai Golkar, Adella Kanasya Adies, mengapresiasi adanya usulan tambahan anggaran Perpustakaan Nasional (Perpusnas) untuk tahun anggaran 2027. Ia menilai tambahan anggaran tersebut perlu diarahkan untuk memperkuat pengembangan perpustakaan di sekolah dan madrasah.
Adella mengatakan, penguatan perpustakaan sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan budaya membaca dan angka literasi masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak.
“Saya cukup senang melihat adanya usulan tambahan anggaran 2027. Di sini Perpusnas menambahkan juga tambahannya itu difokuskan di pengembangan perpustakaan sekolah, madrasah, dan BP,” kata Adella melalui keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Menurut dia, upaya meningkatkan literasi tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas pendidikan, tetapi juga harus memastikan anak-anak memiliki akses terhadap bahan bacaan yang menarik dan berkualitas.
“Jika kita ingin meningkatkan angka literasi, tentu kita harus memperhatikan juga perpustakaan di sekolah,” ujarnya.
Adella berharap tambahan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk menyediakan buku-buku pembelajaran yang berkaitan dengan kurikulum. Perpusnas, kata dia, juga perlu memperbanyak koleksi buku bacaan berkualitas yang dapat mendorong minat anak untuk membaca.
“Saya harap dengan adanya penambahan anggaran ini, Perpusnas juga bisa menambahkan buku-buku bacaan yang berkualitas,” katanya.
Ia menilai kebiasaan membaca perlu dibangun sejak usia dini. Karena itu, anak-anak perlu diberikan pilihan bacaan yang beragam agar aktivitas membaca tidak hanya dipandang sebagai bagian dari kewajiban belajar.
“Untuk anak-anak kita, agar bisa senang membaca dan meningkatkan angka literasi, saya harap tidak hanya fokus ke buku-buku pembelajaran, namun juga membiasakan anak-anak kita untuk membaca buku bacaan yang berkualitas,” tutur Adella.
Lebih lanjut, Adella meminta Perpusnas memastikan setiap tambahan anggaran yang diberikan pemerintah dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tentunya kami berharap Perpusnas bisa memastikan bahwa setiap tambahan anggaran-anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan demikian, penguatan perpustakaan sekolah dan madrasah diharapkan tidak hanya meningkatkan ketersediaan buku, tetapi juga membangun budaya membaca yang berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Adella mengatakan, penguatan perpustakaan sekolah menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan budaya membaca dan angka literasi masyarakat, khususnya di kalangan anak-anak.
“Saya cukup senang melihat adanya usulan tambahan anggaran 2027. Di sini Perpusnas menambahkan juga tambahannya itu difokuskan di pengembangan perpustakaan sekolah, madrasah, dan BP,” kata Adella melalui keterangannya, Selasa (1/9/2026).
Menurut dia, upaya meningkatkan literasi tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas pendidikan, tetapi juga harus memastikan anak-anak memiliki akses terhadap bahan bacaan yang menarik dan berkualitas.
“Jika kita ingin meningkatkan angka literasi, tentu kita harus memperhatikan juga perpustakaan di sekolah,” ujarnya.
Adella berharap tambahan anggaran tersebut tidak hanya digunakan untuk menyediakan buku-buku pembelajaran yang berkaitan dengan kurikulum. Perpusnas, kata dia, juga perlu memperbanyak koleksi buku bacaan berkualitas yang dapat mendorong minat anak untuk membaca.
“Saya harap dengan adanya penambahan anggaran ini, Perpusnas juga bisa menambahkan buku-buku bacaan yang berkualitas,” katanya.
Ia menilai kebiasaan membaca perlu dibangun sejak usia dini. Karena itu, anak-anak perlu diberikan pilihan bacaan yang beragam agar aktivitas membaca tidak hanya dipandang sebagai bagian dari kewajiban belajar.
“Untuk anak-anak kita, agar bisa senang membaca dan meningkatkan angka literasi, saya harap tidak hanya fokus ke buku-buku pembelajaran, namun juga membiasakan anak-anak kita untuk membaca buku bacaan yang berkualitas,” tutur Adella.
Lebih lanjut, Adella meminta Perpusnas memastikan setiap tambahan anggaran yang diberikan pemerintah dapat menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Tentunya kami berharap Perpusnas bisa memastikan bahwa setiap tambahan anggaran-anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan demikian, penguatan perpustakaan sekolah dan madrasah diharapkan tidak hanya meningkatkan ketersediaan buku, tetapi juga membangun budaya membaca yang berkelanjutan di kalangan generasi muda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!