525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari
Perwakilan manajemen PT Niaga Nusa Abadi, Arief Rachmansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi langsung perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar.
"Kegiatan penanaman ini merupakan langkah NNA dalam berkontribusi secara langsung bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan ini, kami mendapatkan banyak pembelajaran mengenai manfaat bakau bagi ekosistem pesisir," kata Arief Rachmansyah.
Menurutnya, kegiatan di Pulau Pari memberikan pengalaman sekaligus pembelajaran mengenai pentingnya keberadaan bakau bagi kawasan pesisir.
Komitmen tersebut, lanjutnya, akan terus diperkuat melalui berbagai inisiatif yang memberikan dampak positif dan berkelanjutan.
"Kedepannya, NNA terus berupaya memperkuat komitmen untuk menghadirkan berbagai inisiatif yang memberikan kontribusi positif dan berkelanjutan bagi masyarakat maupun lingkungan," ujarnya.
Penanaman 525 bibit bakau di Pulau Pari pada akhirnya bukan sekadar aktivitas menanam pohon. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun hubungan yang lebih bertanggung jawab antara aktivitas manusia dan lingkungan.
Di tengah tekanan terhadap kawasan pesisir, keberadaan mangrove memiliki nilai penting. Akar-akar bakau yang tumbuh dan berkembang dapat menjadi benteng alami, sekaligus menyediakan ruang hidup bagi berbagai organisme.
Bagi masyarakat pesisir, keberadaan ekosistem mangrove juga berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya alam. Kawasan mangrove yang sehat dapat mendukung kehidupan biota laut yang pada akhirnya memiliki keterkaitan dengan aktivitas masyarakat.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!