525 Bibit Bakau Ditanam, Pulau Pari Didorong Makin Lestari
VISI.NEWS — Upaya menjaga kelestarian ekosistem pesisir terus dilakukan melalui berbagai aksi nyata. Salah satunya diwujudkan melalui penanaman 525 bibit bakau di Pulau Pari, Kepulauan Seribu, pada akhir Agustus 2026.
Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi PT Niaga Nusa Abadi (NNA) bersama Dus Duk Duk sebagai bagian dari komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Penanaman bakau menjadi langkah konkret untuk membantu menjaga kawasan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi kehidupan masyarakat dan keanekaragaman hayati.
Bakau atau Rhizophora merupakan kelompok tanaman yang banyak ditemukan di kawasan pesisir tropis dan subtropis. Keberadaannya tidak hanya penting sebagai vegetasi pantai, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang luas.
Di kawasan pesisir, akar bakau membantu menahan sedimen dan meredam energi gelombang. Vegetasi tersebut turut berperan dalam mengurangi risiko abrasi serta membantu menjaga kestabilan garis pantai.
Ekosistem bakau juga menjadi tempat hidup dan berkembang biak bagi berbagai jenis flora dan fauna. Kawasan mangrove dapat menjadi habitat bagi ikan, kepiting, moluska, burung, serta berbagai organisme lain yang bergantung pada ekosistem pesisir.
Karena itu, menjaga keberadaan bakau berarti menjaga salah satu mata rantai penting dalam keseimbangan ekosistem pesisir.
Penanaman 525 bibit di Pulau Pari menjadi bagian dari upaya tersebut. Kegiatan tidak hanya berorientasi pada penanaman bibit, tetapi juga membawa pesan bahwa pelestarian lingkungan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.
Bagi PT Niaga Nusa Abadi, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mengelola dampak lingkungan dari kegiatan operasionalnya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!