Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026 Pemprov Jatim Perkuat Langkah JFC Menuju Panggung Pariwisata Dunia 27 Jul 2026 Kemenpar Tegaskan JFC Jadi Etalase Pariwisata Indonesia di Mata Dunia 27 Jul 2026 VISI | Sibuk 27 Jul 2026 Dari YouTube ke Timnas Malaysia, Mimpi Wan Kuzain Akhirnya Jadi Nyata 27 Jul 2026 Indonesia Bidik Awal Sempurna, Hadapi Kamboja di Laga Perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Jul 2026 Trailer Tabrak Dua Truk dan Motor di Pasuruan, Empat Tewas 27 Jul 2026 Fauzi Amro: DPR Siap Jalankan Fit and Proper Test Calon Gubernur BI 27 Jul 2026 Sistem Eror BPN Bandung Dikeluhkan Warga, Dinilai Buka Celah Praktik Pungli 27 Jul 2026 200 Personel Gabungan Siaga Pascabentrokan Maut di Menteng 27 Jul 2026 Senator Lia Istifhama Desak Polisi Tutup Tambang Pasir Ilegal di Blitar 27 Jul 2026

VISI | Who Am I?

ED
Selasa, 9 Juni 2026 | 09:33 WIB
Bagikan
VISI | Who Am I?

Dalam dunia pendidikan modern, kita sering berbicara tentang kompetensi. Kita berbicara tentang literasi. Kita berbicara tentang numerasi. Kita berbicara tentang kecakapan abad ke-21. Semua itu penting. Namun ada satu kompetensi yang sering terlupakan: kompetensi mengenal diri sendiri. Padahal inilah pondasi seluruh karakter. Seseorang yang mengenal dirinya akan lebih mudah mengenal orang lain. Seseorang yang memahami kekurangannya akan lebih rendah hati. Seseorang yang memahami kelebihannya tidak akan mudah sombong. Karena ia sadar bahwa setiap manusia memiliki ruang belajar yang tidak pernah selesai.

Ironisnya, pendidikan kita masih terlalu sibuk mengukur kemampuan akademik. Anak-anak diajarkan menjawab soal. Tetapi jarang diajak berdialog dengan dirinya sendiri. Mereka ditanya: "Berapa nilai matematikamu?" Tetapi jarang ditanya: "Siapa dirimu?" Mereka diuji tentang pengetahuan. Tetapi jarang diajak merefleksikan kehidupannya. Akibatnya, lahirlah generasi yang pintar menjawab ujian tetapi bingung menghadapi kehidupan. Mereka tahu banyak hal. Tetapi tidak tahu siapa dirinya.

Sebagai praktisi pendidikan dan hipnoterapi, penulis sering menemukan akar banyak persoalan manusia berasal dari satu hal: ia tidak mengenal dirinya sendiri. Ia tidak tahu apa yang sebenarnya ia inginkan. Ia tidak memahami potensi dirinya. Ia tidak menerima kekurangannya. Akibatnya hidup dijalani berdasarkan penilaian orang lain. Bukan berdasarkan kesadaran dirinya sendiri. Dalam NLP (Neuro-Linguistic Programming), kesadaran diri adalah pintu perubahan. Manusia tidak akan berubah sebelum ia mengenali dirinya. Ia tidak akan berkembang sebelum ia berdamai dengan dirinya. Dan ia tidak akan menjadi pemimpin yang baik sebelum mampu memimpin dirinya sendiri.

Karena itu, pertanyaan "Who am I?" sesungguhnya adalah pertanyaan kepemimpinan. Bukan hanya untuk siswa. Tetapi juga untuk guru. Untuk pejabat. Untuk kepala sekolah. Untuk kepala daerah. Bahkan untuk pemimpin negara. Bayangkan jika setiap pemimpin benar-benar berani bertanya kepada dirinya sendiri: Siapa saya? Apakah saya masih layak memimpin? Apakah keputusan saya membawa manfaat? Apakah saya masih mendengar suara rakyat? Apakah saya masih mampu menjalankan amanah ini?

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.