VISI | Pesantren Go Digital: Menuju Era Industri 4.0
Pak Ahmad, pengurus pesantren di Serang yang tadinya skeptis dengan teknologi, kini jadi penggerak digitalisasi di pesantrennya. "Awalnya saya pikir teknologi itu akan merusak akhlak santri. Ternyata, kalau dikelola dengan baik dan sesuai syariat, teknologi justru mempermudah ibadah, belajar, dan ekonomi pesantren."
Era Industri 4.0 bukan ancaman bagi pesantren, tapi peluang! Dengan 42 ribu pesantren dan 11 juta santri, potensinya sangat besar. Jika setiap pesantren punya unit ekonomi digital yang sehat, itu berarti triliunan rupiah berputar di ekonomi syariah!
Menko PMK menyoroti pentingnya pesantren melahirkan SDM unggul dengan penguasaan bahasa dan transformasi digital sebagai bekal menghadapi Smart Society 5.0 Detik News Indonesia.
Mari kita jadikan pesantren sebagai pusat ekonomi digital syariah. Dari pesantren, lahir pengusaha digital yang profesional dan berakhlak. Dari pesantren, lahir inovasi teknologi yang membawa maslahat untuk umat!
Wallahu a'lam bishawab. Semoga pesantren Indonesia terus berkembang di era digital dengan tetap teguh pada nilai-nilai Islam. Aamiin Ya Rabbal Alamin.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!