VISI | Pesantren Go Digital: Menuju Era Industri 4.0
Data QRIS 2025: Pertumbuhan Fantastis!
Volume transaksi QRIS di Juni 2025 melonjak 148,50% secara tahunan dengan jumlah pengguna mencapai 58 juta dan lebih dari 41 juta merchant terdaftar (Republika Online). Pertumbuhan yang luar biasa! Hingga semester I 2025, jumlah merchant QRIS mencapai 39,3 juta merchant dan 93,16% di antaranya adalah UMKM (Madaninews). Dan pesantren? Mereka bagian dari revolusi ini!
Pemerintahan Prabowo: Digitalisasi sebagai Prioritas
Era Prabowo membawa angin segar, Presiden Prabowo Subianto meluncurkan Program Digitalisasi Pembelajaran 2025 pada 17 November 2025 di SMPN 4 Bekasi yang menandai distribusi perangkat smartboard ke sekolah-sekolah di seluruh Indonesia Yunandra, termasuk pesantren! Presiden Prabowo menyetujui pendirian Direktorat Jenderal Pesantren pada 27 November 2025 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang mendorong transformasi digital dan kepemimpinan santri Snki.
Kepri memperkuat ekosistem ekonomi syariah melalui pengembangan Halal Center, inkubasi usaha halal melalui Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren), serta transformasi koperasi konvensional menjadi modern berbasis syariah melalui Koperasi Pondok Pesantren (TribunNews).
Ekonomi Digital: Target USD 124 Miliar di 2025
Nilai ekonomi digital Indonesia diprediksi akan tumbuh hingga 23% sebesar USD124 Miliar atau setara dengan Rp1.781 Triliun di tahun 2025 Nursyamcentre. Angka yang mencengangkan!
Sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional, dengan nilai ekspor mencapai 13 miliar dolar AS atau 50 persen target 2025 pada pertengahan tahun 2025, dan total investasi mencapai Rp90,12 triliun atau 66 persen dari target nasional (TribunNews).
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!