Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

VISI | Negeri Sang Vampir

Desi Rossilawati
Jumat, 3 Juli 2026 | 09:35 WIB
Bagikan
VISI | Negeri Sang Vampir

"Pak... berarti semua manusia bisa habis?" Seorang peserta didik bertanya dengan wajah serius.

Penulis tersenyum. "Secara hitungan matematika, begitulah jika tidak ada yang menghentikannya."

Di situlah penulis mulai mengajak mereka berpikir.

"Bagaimana jika vampir itu bukan makhluk menyeramkan?" "Bagaimana jika vampir itu adalah sifat buruk yang menular?"

Ruangan kembali sunyi. Anak-anak mulai memahami arah pembicaraan. Karena sesungguhnya dalam kehidupan nyata ada banyak "vampir" yang tidak memiliki taring. Mereka berpakaian rapi. Berbicara sopan. Bahkan mungkin tampak terhormat. Namun ketika kehilangan kejujuran dan amanah, mereka perlahan mengisap kehidupan bersama. Korupsi bukan hanya mengambil uang. Korupsi mengisap harapan. Korupsi mengisap kepercayaan. Korupsi mengisap kesempatan anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik, pelayanan kesehatan yang lebih baik, dan masa depan yang lebih baik.

Seperti vampir dalam cerita, ia tidak selalu datang dengan wajah menyeramkan. Kadang ia hadir dalam bentuk pembenaran. Dalam bentuk budaya "asal bapak senang."  Dalam bentuk kalimat, "semua orang juga melakukannya." Dalam bentuk sikap yang menganggap penyimpangan sebagai sesuatu yang biasa. Dan di situlah bahaya terbesar berada.

Ada sebuah pertanyaan yang sering mengusik hati penulis sebagai guru. Bagaimana jika suatu hari seorang guru bertanya kepada muridnya, "Nak, kalau besar nanti ingin menjadi apa?"

Lalu dengan polos seorang anak menjawab, "Saya ingin menjadi koruptor yang kaya." Kalimat itu memang terdengar sebagai sindiran. Namun sindiran seperti itu lahir dari kegelisahan. Sebab anak-anak belajar bukan hanya dari buku. Mereka belajar dari apa yang mereka lihat. Mereka belajar dari keteladanan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.