VISI | Masjid dan Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat
Oleh Reza Noor Umboro
Islam adalah agama yang seimbang ajarannya - menyeimbangkan hubungan manusia kepada Allah (Hablum minallah) dan sesama manusia (Hablum minannas). Ajaran Islam sejalan dengan akal sehat dan nurani asli manusia, tidak kedaluwarsa dan dapat diterapkan di berbagai zaman dan keadaannya, serta memberikan kemudahan serta solusi atas berbagai masalah kehidupan.
Islam juga dikenal sebagai pandangan hidup (system of life). Islam memberikan seperangkat aturan untuk mengatur kehidupan manusia dalam segala aspek, termasuk urusan ekonomi. Sebagai bagian integral dari agama Islam, ekonomi memandang masjid sebagai salah satu organisasi yang berperan penting dalam kehidupan masyarakat, terutama umat Islam. Positioning Masjid dalam pandangan ekonomi adalah sebagai salah satu Pencipta Eksternalitas Positif; keberadaan masjid dinilai memengaruhi modal sosial (social capital), membangun kepercayaan masyarakat, mendorong keadilan sosial dan ekonomi, serta menjadi katalisator utama dalam pembangunan ekonomi di sekitarnya.
Masjid sebagai Pusat Peradaban (Fungsi Historis)
Masjid secara terminologi bukan sekadar tempat bersujud, melainkan institusi sentral yang mengintegrasikan aspek spiritual, sosial, politik, dan intelektual umat Islam. Sebagai pusat peradaban, masjid berfungsi strategis sebagai penggerak kemajuan masyarakat dari masa ke masa.
Sejarah mencatat bahwa kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid telah dilakukan oleh Rasulullah Saw., yang kemudian diteruskan oleh para khalifah hingga pada masa dinasti-dinasti Islam setelahnya.
Sebagai contoh adalah Masjid Nabawi yang terletak di Kota Madinah. Masjid Nabawi, selain sebagai tempat untuk menimba ilmu pengetahuan, berdiskusi tentang politik, menyusun stategi untuk berperang, Rasulullah Saw., juga melakukan aktivitas pemberdayaan ekonomi masyarakat di masjid. Pemberdayaan ekonomi berbasis masjid tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan hidup serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di saat itu.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!