VISI | Kekerasan Polisi dan Krisis Akuntabilitas

ED
Minggu, 14 September 2025 | 06:44 WIB
Bagikan
VISI | Kekerasan Polisi dan Krisis Akuntabilitas

Presiden dan legislator harus memilih: melindungi kekuasaan polisi, atau mereformasi untuk melindungi rakyat. Kematian Affan, para korban Kanjuruhan, dan penangkapan aktivis masyarakat sipil menjadi pengingat bahwa hukum harus melayani warga, bukan penguasa. Jika kita mengabaikan hal ini, akan ada lebih banyak nyawa tak berdosa yang hilang. Jika bertindak, kita bisa membangun institusi kepolisian yang menghormati hak asasi dan mendukung demokrasi. Hanya dengan itu Indonesia bisa menjadi negara hukum yang sejati.

  • Fachrizal Afandi adalah dosen hukum pidana di Fakultas Hukum, Universitas Brawijaya, Malang, Indonesia. Ia juga Ketua Universitas Brawijaya Center for Criminal Justice Research (PERSADA UB).
  • Sumber 360info.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.