Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026 Transnusa Buka Rute Lampung-Kuala Lumpur 27 Aug 2026 Lowongan Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ini Syarat dan Caranya 27 Aug 2026 Soroti Perlindungan Pemenang dan Kurator, Tonny Tesar Dorong Kepastian Hukum dalam RUU Pelelangan 27 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,723 Juta per Gram 27 Aug 2026 Soal Gempa NTT, Melchias Markus Mekeng Minta Pemerintah Perhatikan Rumah Warga Rusak 27 Aug 2026 Tiga Striker Berebut Gelar MVP ASEAN Hyundai Cup 2026 27 Aug 2026 Herman: Pramuka Jabar Harus Cetak Generasi Pancawaluya 27 Aug 2026 CBN dan Alibaba Cloud Percepat Adopsi AI di Indonesia 27 Aug 2026 Studi FedEx-JA: 99 Persen Anak Muda Indonesia Ingin Lebih Siap Kerja 27 Aug 2026 Cuaca Bandung 27 Agustus 2026, Hujan Ringan Berpotensi Turun di Sejumlah Wilayah 27 Aug 2026

VISI | HUT RI ke-81: Keadilan Menjauh, Kemakmuran Ikut Menjauh

ED
Rabu, 12 Agustus 2026 | 10:15 WIB
Bagikan
VISI | HUT RI ke-81: Keadilan Menjauh, Kemakmuran Ikut Menjauh

Presiden Prabowo masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan.

Kepercayaan publik tidak harus hilang selamanya.

Tetapi kepercayaan tidak bisa dipulihkan dengan pidato.

Ia harus dibuktikan melalui tindakan.

Jika Presiden mampu menunjukkan bahwa penegak hukum yang melakukan pelanggaran juga akan ditindak, siapa pun orangnya, maka masyarakat akan melihat bahwa negara benar-benar hadir.

Jika pengusaha mendapatkan kepastian hukum, UMKM terbebas dari pungutan ilegal, guru memperoleh peningkatan kesejahteraan yang nyata, jaminan sosial semakin kuat, pendidikan membaik, harga kebutuhan pokok lebih terkendali dan kebijakan energi tidak terus-menerus menimbulkan kegaduhan, maka narasi “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur” akan mulai menemukan bentuk konkretnya.

Sebaliknya, apabila berbagai persoalan tersebut terus berulang sementara pemerintah lebih sibuk mempertahankan citra daripada membenahi persoalan fundamental, kekecewaan publik berpotensi semakin besar.

Demokrasi memang menyediakan mekanisme koreksi terhadap kekuasaan. Karena itu, pemerintah tidak boleh menunggu sampai kekecewaan berubah menjadi ketidakpercayaan yang lebih luas.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.