VISI | CSR Perusahaan Geothermal

ED
Kamis, 21 Desember 2023 | 09:12 WIB
Bagikan
VISI | CSR Perusahaan Geothermal

Oleh Aep S Abdullah

BUPATI Bandung H.M. Dadang Supriatna pada Rabu (20/12/2023) menyampaikan kekecewaannya kepada perusahaan geothermal yang ada di Kabupaten Bandung karena dianggap kurang berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitarnya yang notabene masyarakatnya bupati.

Setiap perusahaan terlebih perusahaan geothermal punya tanggung jawab sosial yang tinggi karena mereka mengeksploitasi sumber panas bumi yang dikonversi menjadi enerji listrik yang sangat menguntungkan.

Tanggung jawab sosial mereka dikemas dalam Corporate Social Responsibility (CSR), sebuah konsep yang mengharuskan perusahaan untuk tidak hanya mengejar keuntungan ekonomi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan lingkungan. CSR merupakan salah satu bentuk tanggung jawab moral dan etika perusahaan terhadap pemangku kepentingan (stakeholders) dan lingkungan hidup.

Di Kabupaten Bandung sedikitnya ada empat perusahaan geothermal yang laba bersihnya melebihi separuh dari APBD Kabupaten Bandung tahun 2024 yang diproyeksikan Rp 7,2 Triliun.

Empat perusahaan yang bergerak di sektor panas bumi, yaitu PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), PT Indonesia Power (IP), PT. Star Energy (SE) dan PT Geo Dipa Energy (GDE), mencatat kinerja positif di kuartal III tahun 2023. Laba bersih keempat perusahaan tersebut meningkat dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya.

PGE, sebagai emiten anak usaha Pertamina yang mengelola 13 wilayah kerja panas bumi dengan kapasitas terpasang lebih dari 1,9 GW, membukukan kenaikan laba bersih sebesar 19,7 persen year-on-year, dari USD 111,4 juta menjadi USD 133,4 juta atau Rp 2,065 triliun (kurs Rp 15.487 per 30 September 2023).

Sementara itu, IP, anak usaha PLN yang mengoperasikan 11 PLTP dengan kapasitas terpasang 1.047,5 MW, mencatat laba bersih sebesar Rp 1,2 triliun di kuartal III 2023, naik 15 persen dari Rp 1,04 triliun di kuartal III 2022. Peningkatan laba ini sejalan dengan kenaikan pendapatan usaha sebesar 9 persen menjadi Rp 10,8 triliun di kuartal III 2023 dari Rp 9,9 triliun di kuartal III 2022.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.