Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026 Harga Emas Antam Hari Ini Rp2,768 Juta per Gram 25 Aug 2026 Daftar Harga BBM Pertamina Hari Ini 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Selasa 25 Agustus 2026 25 Aug 2026 Peringati Hari Pramuka ke-65, KDS Perkuat Semangat Pengabdian Generasi Muda 25 Aug 2026 122 Ribu Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Terdampak Kekeringan di Sukabumi 25 Aug 2026 12.517 Jiwa di Kota Sukabumi Terdampak Kesulitan Air Bersih 25 Aug 2026 5G-A Dukung Robot Humanoid Bertanding di Beijing 25 Aug 2026 BPBD Kota Sukabumi Catat Empat Kejadian Kebakaran Lahan Selama Agustus 25 Aug 2026 ECOVACS Bawa Robot Rumah Pintar ke Singapore Pop Toy Show 2026 25 Aug 2026 Konser Masih Jadi Primadona, Warga Hong Kong Makin Gemar Beli Tiket Mendadak 25 Aug 2026

VISI | Board of Peace dan Logika Gus Baha’

ED
Minggu, 1 Februari 2026 | 07:28 WIB
Bagikan
VISI | Board of Peace dan Logika Gus Baha’

Perjanjian ini pula yang menjadi pintu pembuka jatuhnya Mekkah ke tangan kaum Muslimin tanpa pertumpahan darah dua tahun kemudian. Tahun ke-8 Hijriah.

Protes Umar

Reaksi Umar bin Khattab ra., terhadap Perjanjian Hudaibiyah adalah kisah yang sering diangkat Gus Baha’. Tetapi menariknya, Gus Baha’ menyebut Umar "Salah" tapi "Wajar". Mengapa? Gus Baha’ memberikan perspektif yang sangat manusiawi mengenai kejadian ini. Pertama: Logika Umar (Kebenaran Frontal). Umar mewakili logika rakyat banyak yang ingin "pokoknya benar harus menang" dan "jangan mau diinjak". Ini adalah sikap heroik yang penting dalam perjuangan.

Kedua: Logika Nabi (Kebenaran Strategis). Nabi melihat apa yang tidak dilihat Umar. Nabi tahu bahwa dengan "mengalah" secara tulisan, beliau sedang memenangkan masa depan.

Pelajaran untuk Kita: Gus Baha’ mengingatkan agar kita tidak buru-buru menghujat kebijakan pemimpin yang tampak "lemah" di mata publik. Bisa jadi, itu adalah strategi Mudarah. Untuk menghindari tabrakan yang lebih besar. Yang bisa menghancurkan umat.

Relevansi dengan bergabungnya Indonesia ke BoP hampir sama. Bedanya tentu bukan Nubuwah. Karena Nabi akhir zaman adalah Muhammad SAW. Tidak ada lagi yang mampu menyamai dengan bobot dan kadar yang sama.

Tetapi kritik dalam posisi Umar ra., wajar. Marah. Karena merasa harga diri bangsa Indonesia terkoyak dengan bergabung ke badan bentukan Trump. Ini adalah wujud kecintaan pada kedaulatan (mirip semangat Umar). Dan ini penting. Harus ada.

Tetapi posisi Pemerintah boleh jadi sedang "membeli waktu" atau "mencari ruang" agar Indonesia tidak tergilas oleh kebijakan superpower yang tidak terduga.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.