VISI | Asyik Ya Jadi Koruptor?

ED
Senin, 16 Juni 2025 | 08:38 WIB
Bagikan
VISI | Asyik Ya Jadi Koruptor?

Kedua, berikan keteladanan. Siswa lebih banyak belajar dari apa yang kita lakukan, bukan apa yang kita katakan. Jadilah guru yang tepat waktu, jujur, dan bertanggung jawab.

Ketiga, diskusikan isu korupsi di kelas. Ajak anak-anak berdialog. Tunjukkan bahwa kejujuran itu kekuatan. Buat mereka sadar bahwa menjadi baik itu keren.

Keempat, dorong transparansi sekolah. Ajak komite dan masyarakat ikut memantau penggunaan dana sekolah. Transparansi bukan ancaman, tapi jaminan kepercayaan. Dan kelima, jadikan antikorupsi sebagai nilai harian. Tidak perlu menunggu program nasional. Kita bisa menyisipkannya dalam pelajaran, dalam praktik, dalam kebiasaan harian.

Penulis masih percaya pada kekuatan pendidikan. Penulis masih percaya bahwa satu guru yang jujur bisa menginspirasi seratus murid untuk tumbuh jadi pribadi tangguh. Penulis masih percaya bahwa anak-anak kita, meski hari ini berceloteh ingin jadi koruptor, masih bisa diarahkan menuju mimpi yang lebih mulia.

Tapi itu hanya mungkin jika kita—para guru, orang tua, kepala sekolah, dan pengambil kebijakan—berani jujur, berani bersih, dan berani berubah. Korupsi adalah penyakit. Tapi seperti semua penyakit, ia bisa disembuhkan. Obatnya bukan hanya hukum, tapi juga pendidikan. Dan kita adalah dokternya.

Mari kita mulai dari diri sendiri. Karena kalau bukan kita, siapa lagi? Dan kalau bukan sekarang, kapan lagi?.***

  • Penulis, Doktor Ilmu Pendidikan, Guru, Praktisi Pendidikan dan Hipnoterapis

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.