Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah
Kehadiran regulasi itu membuka peluang bagi Uzbekistan untuk masuk lebih jauh ke pasar keuangan Islam global yang nilai asetnya mendekati 6 triliun dollar AS.
Peluang tersebut tidak hanya menyasar pasar domestik.
Uzbekistan ingin membangun posisi sebagai penghubung antara Asia Tengah dengan pusat-pusat keuangan Islam di kawasan Teluk, Turki, Asia Selatan, dan Asia Tenggara.
Pembahasan mengenai peluang tersebut akan menjadi fokus The Azimuth pada 26 Agustus di Islamic Civilisation Centre.
Program tersebut akan membahas sejumlah kebutuhan utama untuk mengembangkan industri keuangan Islam, mulai dari standar, tata kelola syariah, likuiditas, infrastruktur digital hingga konektivitas modal lintas negara.
Bagi investor, pengembangan perbankan Islam memberikan alternatif baru untuk memasuki pasar Uzbekistan.
Sementara bagi pemerintah, sektor tersebut dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas sumber pembiayaan dan menarik modal dari negara-negara dengan industri keuangan syariah yang telah berkembang.
Di sisi lain, sektor usaha kecil dan menengah juga menjadi bagian penting dalam transformasi ekonomi Uzbekistan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!