Uzbekistan Bidik Pusat Keuangan Digital Asia Tengah
Jika Jalur Sutra pada masa lalu menjadi jalur perdagangan barang dan komoditas, versi digitalnya dapat menjadi jalur pergerakan uang, modal, teknologi, dan data.
Namun, ambisi tersebut menghadapi tantangan yang tidak kecil.
Konektivitas keuangan lintas negara membutuhkan lebih dari sekadar teknologi.
Regulasi yang dapat diprediksi, pasar yang lebih dalam, ketersediaan modal institusional, keamanan siber, serta tata kelola yang dipercaya investor menjadi faktor penting.
Teknologi seperti artificial intelligence (AI), tokenisasi, aset digital, dan sistem pembayaran baru hanya dapat berkembang secara berkelanjutan apabila dibangun di atas kerangka regulasi dan keamanan yang kuat.
Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah perkembangan keuangan Islam.
Uzbekistan mulai memasuki babak baru setelah undang-undang perbankan Islam yang baru berlaku pada Juni 2026.
Aturan tersebut menciptakan kerangka hukum pertama bagi perbankan yang sesuai prinsip syariah di negara tersebut.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!