URI, Universitas Baru Pencetak Elite Negara
Ilustrasi. /visi.news/artificial intellegence
Konsep tersebut mengadopsi model Institut National du Service Public (INSP) di Prancis, lembaga yang selama ini dikenal sebagai tempat mencetak pejabat tinggi dan administrator negara.
Melalui pendekatan itu, pemerintah ingin membangun standar kompetensi yang seragam bagi para pembuat kebijakan. Kurikulumnya dirancang menitikberatkan pada kepemimpinan, administrasi pemerintahan, perumusan kebijakan publik, serta tata kelola negara yang adaptif terhadap tantangan global.
Kampus di Bogor
Universitas Republik Indonesia direncanakan berdiri di kawasan Cikasungka, Bogor Utara. Kawasan tersebut dipilih karena dinilai mampu mendukung pola pendidikan yang menekankan disiplin, pembinaan karakter, dan konsentrasi belajar.
Pengelolaan universitas berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan. Donny Ermawan Taufanto dipercaya menjadi gubernur pertama lembaga tersebut setelah sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan.
Dalam operasionalnya, universitas ini akan ditopang tiga pilar utama, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, dan Lembaga Administrasi Negara (LAN) yang diperkuat. Ketiganya diharapkan membentuk ekosistem pendidikan kepemimpinan yang berkelanjutan, mulai dari pengembangan talenta hingga pendidikan birokrasi tingkat lanjut.
Berbeda dari Universitas Pertahanan
Kehadiran Universitas Republik Indonesia sempat memunculkan anggapan bahwa institusi tersebut merupakan pengembangan dari Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Namun, pemerintah menegaskan keduanya memiliki mandat yang berbeda.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!