Trump Tuntut Iran Bayar Kompensasi, Negosiasi Selat Hormuz Makin Rumit
Trump juga mengklaim militer AS menguasai Selat Hormuz dan menyebut blokade yang dilakukan Washington tidak mungkin gagal.
“Kami telah menyapu ranjau di seluruh selat tersebut,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa AS menguasai selat itu sepenuhnya.
Meski demikian, Trump mengakui Iran masih memiliki kemampuan untuk menimbulkan gangguan di kawasan tersebut.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa persoalan Selat Hormuz tidak hanya berkaitan dengan diplomasi, tetapi juga menyangkut kekuatan militer dan keamanan jalur perdagangan internasional.
Blokade Berimbas ke Pasar Minyak
Ketegangan mengenai pembukaan kembali Selat Hormuz turut berdampak terhadap pasar keuangan dan energi.
Pasar saham Amerika Serikat ditutup melemah pada Senin karena investor kembali meragukan kemungkinan tercapainya kesepakatan dalam waktu dekat.
Indeks Nasdaq dan S&P 500 sama-sama mengalami penurunan. Di sisi lain, harga minyak mentah AS melonjak sekitar 5 persen dan ditutup pada level 82,13 dollar AS per barel.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!