Tokoh Nasional Bergabung, Festival Al Jabbar Siapkan Jingle Resmi

ED
Senin, 3 Agustus 2026 | 18:39 WIB
Bagikan
Tokoh Nasional Bergabung, Festival Al Jabbar Siapkan Jingle Resmi

Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li. /visi.news/ist

VISI.NEWS – Kekuatan Festival Al Jabbar terus bertambah. Setelah mendapat dukungan dari berbagai tokoh seni, akademisi, budayawan, dan pegiat dakwah, kini jajaran kepanitiaan festival tersebut diperkuat oleh sosok kaliber nasional di bidang pendidikan Al-Qur’an, Drs. H. Ahmad Kholid HS, M.Li.

Bergabungnya Founder Metode Qitada itu menjadi energi baru bagi kepanitiaan Festival Al Jabbar yang tengah mempersiapkan penyelenggaraan salah satu agenda syiar Islam terbesar di Jawa Barat. Kehadiran Ahmad Kholid dinilai semakin melengkapi barisan tokoh-tokoh berpengaruh yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap suksesnya festival tersebut.

Dikenal luas sebagai inovator pendidikan Al-Qur’an, Ahmad Kholid telah mengembangkan Metode Qitada yang berfokus pada pembelajaran murottal dan seni baca Al-Qur’an secara mudah, sistematis, dan menyenangkan. Metode ini telah menjadi salah satu pendekatan kreatif dalam membantu masyarakat, khususnya anak-anak dan generasi muda, untuk mencintai serta mendalami bacaan Al-Qur’an.

Tak hanya dikenal sebagai pakar pendidikan Al-Qur’an, Ahmad Kholid juga memiliki kiprah sebagai komposer lagu-lagu religi yang sarat pesan dakwah. Pengalaman tersebut akan menjadi kontribusi penting dalam memperkuat nuansa syiar Festival Al Jabbar.

Sebagai bentuk komitmen dan dukungan nyata terhadap penyelenggaraan festival, Ahmad Kholid menyatakan kesiapannya untuk menciptakan jingle resmi Festival Al Jabbar. Lagu tersebut dirancang menjadi identitas musikal yang akan mengiringi seluruh rangkaian kegiatan festival sekaligus menjadi media syiar yang mudah diterima oleh masyarakat.

“Jingle ini akan menjadi bagian dari semangat dakwah dan syiar Al-Qur’an yang ingin kita hadirkan melalui Festival Al Jabbar. Mudah-mudahan dapat membangkitkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an,” ujarnya saat berkoordinasi dengan Ketua Festival Al Jabbar, Bambang Melga.

Pembuatan lagu tema resmi tersebut menjadi salah satu langkah strategis panitia dalam memperluas jangkauan syiar festival. Dengan pendekatan seni dan musik religi, pesan-pesan keislaman diharapkan dapat tersampaikan secara lebih luas, khususnya kepada generasi muda.

Selain mempersembahkan karya musik, Ahmad Kholid juga menyatakan kesiapannya untuk menggerakkan jaringan pendidikan Al-Qur’an yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas dakwah dan pembinaannya.

Ia memastikan akan mengajak para guru Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQu) dari berbagai daerah di Jawa Barat untuk turut hadir dan meramaikan Festival Al Jabbar.

“Nanti saya ajak guru-guru PAUDQu (PAUD Al-Qur’an) se-Jawa Barat, Kang,” ujar Ahmad Kholid kepada Bambang Melga.

Komitmen tersebut disambut antusias oleh jajaran panitia. Kehadiran ribuan guru dan penggerak pendidikan Al-Qur’an dinilai akan memberikan dampak besar terhadap gaung festival, sekaligus memperluas jaringan syiar hingga ke berbagai daerah di Jawa Barat.

Ketua Festival Al Jabbar, Bambang Melga, mengaku bersyukur atas bergabungnya Ahmad Kholid ke dalam kepanitiaan inti. Menurutnya, sosok Ahmad Kholid merupakan figur yang memiliki kompetensi, pengalaman, dan jaringan luas yang sangat dibutuhkan untuk mendukung suksesnya festival.

“Beliau bukan hanya seorang pakar pendidikan Al-Qur’an, tetapi juga tokoh kreatif yang mampu menghadirkan inovasi dalam syiar Islam. Kehadiran beliau menjadi kekuatan besar bagi Festival Al Jabbar,” kata Bambang.

Menurut Bambang, Festival Al Jabbar sejak awal dirancang sebagai ruang kolaborasi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat budaya literasi Al-Qur’an, seni Islami, pendidikan karakter, serta pengembangan generasi muda yang berakhlak Qurani.

Karena itu, keterlibatan tokoh-tokoh yang memiliki pengaruh luas di bidang pendidikan, seni, budaya, dan dakwah menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi besar festival tersebut.

Dengan bergabungnya Ahmad Kholid, jajaran kepanitiaan kini semakin solid dan berwarna. Perpaduan antara pendekatan pendidikan Al-Qur’an melalui Metode Qitada, dukungan jaringan guru PAUDQu, serta hadirnya jingle resmi Festival Al Jabbar diyakini akan memperkuat daya tarik sekaligus nilai syiar yang diusung festival.

Panitia optimistis Festival Al Jabbar tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan, tetapi juga mampu menjadi gerakan sosial dan pendidikan yang melahirkan generasi emas Jawa Barat yang cinta Al-Qur’an, fasih membacanya, serta mampu menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Dengan semakin banyaknya tokoh nasional dan Jawa Barat yang bergabung, Festival Al Jabbar diyakini akan menjadi salah satu momentum penting dalam memperkuat syiar Islam dan membangun peradaban Qurani di Tanah Pasundan.

@bambang melga

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.