Ketua Baznas Kabupaten Bandung Dukung Festival Al Jabbar 2026
VISI.NEWS – Festival Al Jabbar 2026 terus mendapat dukungan dari berbagai elemen masyarakat. Kali ini, dukungan datang dari Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bandung, K.H. Yusuf Ali Tantowi, yang menyambut positif rencana penyelenggaraan Festival Al Jabbar saat menerima audiensi Ketua Pelaksana Festival Al Jabbar, Bambang Melga, bersama Nuslih Jamiat di Kantor Baznas Kabupaten Bandung, Jalan Terusan Al Fathu KM 17, Soreang, Kamis (30/7/2026).
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga melahirkan berbagai gagasan strategis mengenai peluang sinergi antara Baznas dengan Festival Al Jabbar, khususnya dalam memperkuat program-program sosial yang akan menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan festival berskala nasional hingga internasional tersebut.
Bambang Melga yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Kabupaten Bandung serta Dewan Pakar ICMI Orda Kabupaten Bandung menjelaskan bahwa Festival Al Jabbar tidak sekadar menghadirkan pertunjukan seni, budaya, dan pencak silat, tetapi juga ingin memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial yang melibatkan banyak pihak.
Menurutnya, kolaborasi dengan Baznas menjadi salah satu langkah penting agar festival memiliki dampak sosial yang lebih luas dan berkelanjutan.
Dalam suasana penuh keakraban, Ketua Baznas Kabupaten Bandung K.H. Yusuf Ali Tantowi yang juga menjabat sebagai Katib PCNU Kabupaten Bandung memberikan berbagai masukan dan pandangan konstruktif mengenai bentuk-bentuk kerja sama yang dapat dibangun.
Ia menilai, potensi Baznas sebagai lembaga pengelola zakat, infak, dan sedekah dapat dioptimalkan untuk mendukung berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari Festival Al Jabbar.
Salah satu gagasan yang mengemuka dalam pertemuan tersebut adalah penyelenggaraan kegiatan sosial seperti pernikahan massal, khitanan massal, hingga pembukaan donasi bagi masyarakat yang membutuhkan.
Tak hanya itu, festival juga diharapkan menjadi momentum kepedulian terhadap para seniman, budayawan, pelaku seni, atlet, tokoh masyarakat, hingga tokoh agama yang pernah memberikan kontribusi besar bagi bangsa, namun kini menghadapi keterbatasan ekonomi.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!