Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Soal Pernyataan Budi Arie, TB Hasanuddin Beri Sindiran Menohok 26 Aug 2026 4 Kelompok Akan Demo 27 Agustus di Jakarta, Ini Daftar Tuntutannya 26 Aug 2026 Revaldo Jadi Tersangka Kasus Narkoba untuk Keempat Kalinya 26 Aug 2026 Baznas Beri Beasiswa untuk 1.000 Mahasiswa Terdampak Gempa NTT 26 Aug 2026 Ribuan ASN Dikerahkan Bersihkan Sisa Kebakaran Rumah Adat Sade 26 Aug 2026 Muktamar ke-35 NU Digelar di Jombang, Ini Jadwal Lengkapnya 26 Aug 2026 Soroti Risiko Pembiayaan Koperasi Merah Putih, Ida Nurlaela Minta Dana Desa Tak Jadi Penutup Gagal Bayar 26 Aug 2026 Kecam Pernyataan Budi Arie, Demokrat: Jangan Sampai Menimbulkan Aroma Manuver 26 Aug 2026

Tinjau Lokasi Banjir Dayeuhkolot, Cucun: Diperlukan Langkah Strategis Dalam Penanganan Bencana

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Maret 2025 | 12:39 WIB
Bagikan
Tinjau Lokasi Banjir Dayeuhkolot, Cucun: Diperlukan Langkah Strategis Dalam Penanganan Bencana

Kang Cucun mengatakan bahwa ia datang ke lokasi banjir Dayeuhkolot merupakan tugas dan fungsi dirinya sebagai pimpinan di DPR RI pada Korkesra (Koordinator Kesejahteraan Rakyat) untuk memastikan. Apakah betul sudah terlaksana sesuai dengan standar tanggap darurat BNPB yang sudah disampaikan.

Ditegaskan Kang Cucun, untuk menangani banjir di Kabupaten Bandung, salah satunya harus ada embung di wilayah Rancaekek, Tegalluar, Solokanjeruk, dan wilayah lainnya yang menjadi penyangga sungai.

"Kalau di Cikapundung, misalnya harus dibikin dulu embungnya di mana? Untuk tempat penampungan, biar airnya tidak langsung masuk ke muara Sungai Citarum," ujarnya.

Ia mengatakan perlu ada penanganan secara cepat untuk menanggulangi kolam-kolam atau embung-embung tersebut. Hal itu dalam upaya menanggulangi banjir.

Kang Cucun juga turut memberikan apresiasi dalam penanganan Citarum Harum tersebut, karena tidak ada lagi di bantaran sungai atau pinggir-pinggir sungai bangunan liar.

"Sudah berhasil," katanya.

Menurutnya, Satgas Citarum Harum juga menangani persoalan limbah B3 (bahan berbahaya dan beracun) yang dialirkan ke Sungai Citarum bisa tertanggulangi dan diminimalisir, sehingga sungainya bisa terlihat bersih.

Kang Cucun pun kembali menegaskan bahwa kunjungannya ke lokasi banjir itu untuk memastikan jangan sampai orang kesulitan atau susah mencari makan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.