Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026 Sustainability Shift Buka Peluang Baru di Lima Sektor Strategis Indonesia 20 Aug 2026 Kertajati Disiapkan Jadi MRO Pesawat Tempur TNI 20 Aug 2026 Bandung Creative Hub, Ruang Gratis Lahirkan Talenta Kreatif 20 Aug 2026 Peraturan Dana Jurnalisme Didorong Segera Disahkan Dewan Pers 20 Aug 2026 Cetak Generasi Petani Masa Depan, University of Melbourne Gandeng IPB dan UGM 20 Aug 2026 tridorian Buka Experience Center Gemini Enterprise di Singapura 20 Aug 2026 Garam Himalaya vs Laut, Mana Lebih Sehat? 20 Aug 2026 Transjakarta Alihkan Koridor 13 Imbas Kendala Teknis di Petukangan 20 Aug 2026 Review Harusnya Horor, Reza Arap Bawa AAA Clan ke Bioskop 20 Aug 2026 Indonesia-Kamboja Bentuk 'Indonesia Desk', Perangi Jaringan Scam Lintas Negara 20 Aug 2026

Edi Purwanto Soroti Alokasi TKD dalam RAPBN 2027 Capai Rp4.097,2 Triliun

Desi Rossilawati
PN
Rabu, 19 Agustus 2026 | 12:05 WIB
Bagikan
Edi Purwanto Soroti Alokasi TKD dalam RAPBN 2027 Capai Rp4.097,2 Triliun

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Edi Purwanto./visi.news/ist.

VISI.NEWS – Anggota Komisi V DPR RI, Edi Purwanto, menyoroti peningkatan signifikan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun Anggaran 2027 yang dirancang mencapai Rp4.097,2 triliun.

Edi menyambut baik delapan program prioritas nasional yang disiapkan pemerintah, mulai dari ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan ekonomi desa. Namun, ia meminta pemerintah memberikan kejelasan mengenai alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dalam RAPBN 2027.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jambi itu, peningkatan belanja negara dari kisaran Rp3.800 triliun menjadi lebih dari Rp4.000 triliun harus diikuti dengan efektivitas pelaksanaan program agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita melihat ada peningkatan pada APBN 2027 hingga Rp4.097,2 triliun dengan target pendapatan Rp3.426 triliun. Pemerintah menyiapkan delapan program utama, mulai dari ketahanan pangan, energi, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi desa. Ini tentu kabar baik, terutama rencana revitalisasi sekolah dan Puskesmas,” ujar Edi melalui keterangan yang diterima, Rabu (19/8/2026).

Edi menilai kepastian besaran TKD menjadi hal penting bagi pemerintah daerah dalam menyusun dan menjalankan program pembangunan. Sebab, dana transfer menjadi salah satu instrumen penting untuk mendukung pelayanan publik sekaligus menggerakkan perekonomian daerah.

“Catatan kita, tadi belum disebutkan berapa jumlah Transfer ke Daerah (TKD). Padahal alokasi dana transfer ini sangat ditunggu-tunggu oleh para bupati, wali kota, dan gubernur di seluruh Indonesia untuk menggerakkan roda perekonomian daerah,” tegasnya.

Ia berharap pembahasan RAPBN 2027 dapat memastikan besaran dan arah kebijakan TKD sehingga pemerintah daerah memiliki kepastian dalam menyusun perencanaan pembangunan.

Edi juga mengajak seluruh elemen bangsa bersama-sama mengawal pelaksanaan APBN 2027 agar peningkatan anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, momentum kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan yang mampu menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Memproklamasikan kemerdekaan itu mudah, tetapi menjaga dan mengisi negara ini agar tetap berdiri tegak untuk selama-lamanya adalah pekerjaan besar. Kita harus memastikan anggaran yang besar ini benar-benar membawa Indonesia menjadi negara yang berdaulat, adil, dan makmur,” pungkasnya.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.