Siapkan Kunjungan ke NTT, Komisi VIII DPR RI Fokus Pantau Dampak Gempa
PN
Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Gerindra Muhammad Husni./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Anggota Komisi VIII DPR, Muhammad Husni menyatakan pihaknya akan melakukan kunjungan langsung ke wilayah terdampak gempa di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memantau penanganan bencana dan memastikan kebutuhan korban terpenuhi.
Husni mengatakan sejumlah anggota DPR sebelumnya telah turun langsung ke lokasi bencana. Komisi VIII juga berencana mengunjungi daerah dengan dampak gempa paling parah, termasuk wilayah Manggarai, dalam waktu dekat.
“Kita semuanya turut berdukacita atas musibah gempa di NTT tersebut,” kata Husni kepada wartawan, Rabu (19/8/2026)
Menurutnya penanganan bencana oleh mitra kerja Komisi VIII, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos), telah dilakukan sejak hari pertama.
Ia menyebut tenda pengungsian telah didirikan, sementara bantuan permakanan dari Kemensos juga sudah disalurkan ke lokasi bencana. Selain itu, kondisi infrastruktur pendukung secara bertahap mulai pulih.
“Dalam waktu yang begitu singkat, listrik sudah mulai hidup. Jalur ke daerah-daerah bencana juga alhamdulillah aksesnya tidak begitu parah dan bantuan rata-rata sudah diterima oleh para korban,” ujar legislator dapil Sumut ini.
Husni menegaskan Komisi VIII akan terus melakukan monitoring terhadap penanganan bencana bersama mitra kerjanya. Pada tahap tanggap darurat, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tersedia.
“Tanggap darurat ini harus berjalan. Tenda harus ada, air bersih harus ada, apalagi makanan harus ada. Kesehatan juga, dokter-dokter sudah diturunkan ke sana,” katanya.
Setelah masa tanggap darurat selesai, pemerintah akan memasuki tahap pemulihan atau recovery. Husni mengatakan, rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa perlu segera mendapatkan bantuan pemerintah.
Menurut dia proses pemulihan tersebut menjadi bagian dari program penanganan bencana BNPB. Pemerintah diharapkan mempercepat pemulihan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Husni mengatakan sejumlah anggota DPR sebelumnya telah turun langsung ke lokasi bencana. Komisi VIII juga berencana mengunjungi daerah dengan dampak gempa paling parah, termasuk wilayah Manggarai, dalam waktu dekat.
“Kita semuanya turut berdukacita atas musibah gempa di NTT tersebut,” kata Husni kepada wartawan, Rabu (19/8/2026)
Menurutnya penanganan bencana oleh mitra kerja Komisi VIII, seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Sosial (Kemensos), telah dilakukan sejak hari pertama.
Ia menyebut tenda pengungsian telah didirikan, sementara bantuan permakanan dari Kemensos juga sudah disalurkan ke lokasi bencana. Selain itu, kondisi infrastruktur pendukung secara bertahap mulai pulih.
“Dalam waktu yang begitu singkat, listrik sudah mulai hidup. Jalur ke daerah-daerah bencana juga alhamdulillah aksesnya tidak begitu parah dan bantuan rata-rata sudah diterima oleh para korban,” ujar legislator dapil Sumut ini.
Husni menegaskan Komisi VIII akan terus melakukan monitoring terhadap penanganan bencana bersama mitra kerjanya. Pada tahap tanggap darurat, pemerintah diminta memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tersedia.
“Tanggap darurat ini harus berjalan. Tenda harus ada, air bersih harus ada, apalagi makanan harus ada. Kesehatan juga, dokter-dokter sudah diturunkan ke sana,” katanya.
Setelah masa tanggap darurat selesai, pemerintah akan memasuki tahap pemulihan atau recovery. Husni mengatakan, rumah-rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa perlu segera mendapatkan bantuan pemerintah.
Menurut dia proses pemulihan tersebut menjadi bagian dari program penanganan bencana BNPB. Pemerintah diharapkan mempercepat pemulihan agar masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!