Edi Santoso dan DPRD Jember Bersatu Tolak Tambang Demi Selamatkan Gumuk Lesung
VISI.NEWS - Penolakan terhadap aktivitas tambang di kawasan Gumuk Lesung atau Gumuk Lumpang, Desa Purwoasri, Kecamatan Gumukmas, semakin menguat. Masyarakat bersama DPRD Kabupaten Jember mendorong pemerintah dan aparat penegak hukum segera mengambil langkah untuk melindungi kawasan yang diduga memiliki potensi cagar budaya tersebut.
Koordinator aksi, Edi Santoso, menegaskan bahwa aksi penolakan tambang bukan sekadar persoalan aktivitas galian, melainkan bentuk kepedulian masyarakat dalam menjaga aset sejarah dan budaya yang berada di Desa Purwoasri.
“Aksi demo tolak tambang ini bertujuan untuk menjaga dan melestarikan aset cagar budaya, khususnya yang ada di Desa Purwoasri, Gumukmas,” tegas Edi.
Menurut Edi, kawasan Gumuk Lesung memiliki nilai penting yang perlu dikaji secara serius. Terlebih, di lokasi tersebut ditemukan struktur bata berukuran besar yang diduga merupakan peninggalan masa lampau.
Ia meminta pemerintah tidak terburu-buru membiarkan aktivitas yang berpotensi mengubah kondisi kawasan sebelum dilakukan penelitian dan pendataan oleh pihak yang berkompeten.
“Yang kami perjuangkan adalah bagaimana aset yang ada di Purwoasri ini tetap terjaga. Jangan sampai ketika sudah rusak atau hilang, baru kita sadar bahwa di tempat tersebut ternyata ada peninggalan sejarah yang sangat berharga,” ujarnya.
DPRD Jember Ikut Soroti Ancaman Tambang
Persoalan tersebut turut mendapat perhatian Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Jember, Candra Ary Fianto. Ia menilai kondisi Gumuk Lesung perlu segera mendapatkan penanganan karena menyangkut dua aspek penting, yakni kelestarian lingkungan dan perlindungan peninggalan sejarah.
“Galian ilegal di Gumuk Lesung/Lumpang sangat memprihatinkan. Apalagi terdapat temuan struktur bata kuno berukuran besar yang berpotensi menjadi objek cagar budaya. Pemerintah dan pihak berwenang harus segera bertindak serta mengamankan kawasan tersebut,” kata Candra.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!