Tak Kerjakan PR, 10 Siswa Diduga Dipukul Guru SD di Medan
Ilustrasi./visi.news/net.
VISI.NEWS - Guru SD Negeri 060807 Medan berinisial DAL yang diduga melakukan kekerasan terhadap sejumlah siswa memutuskan mengundurkan diri. Keputusan tersebut diambil setelah DAL dilaporkan orang tua siswa ke Dinas Pendidikan (Disdik) Medan.
DAL sebelumnya diadukan karena diduga melakukan kekerasan terhadap siswa yang tidak menyelesaikan pekerjaan rumah (PR).
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Disdik Medan, Mujiono, mengatakan DAL sebelumnya telah diminta tidak mengajar untuk sementara waktu. Namun, guru berstatus honorer tersebut kemudian memilih mengundurkan diri.
"Informasi terakhir yang kami dapat guru tersebut sudah resign, mengundurkan diri. Dari kemarin, semenjak kejadian itu, kita perintahkan jangan ngajar dulu, dikasih piket saja. Namun yang bersangkutan mau resign, sehingga membuat surat pernyataan pengunduran diri. Jadi bukan kita yang memaksa," ujar Mujiono dalam keterangannya dikutip, Kamis (3/9/2026).
Mujiono mengatakan Disdik Medan telah memanggil pihak sekolah dan orang tua siswa untuk mengikuti mediasi pada Selasa (1/9/2026). Namun, orang tua siswa disebut tidak menghadiri pertemuan tersebut.
"Sudah kita panggil semuanya untuk mediasi. Namun orangtua memilih untuk tidak mau datang. Sudah dibilang, sudah ditelepon juga orang tua, sudah kita panggilkan Kepala Sekolah dan wali-wali kelas, namun tetap tidak mau hadir mereka," ungkap Muji.
Meski demikian, Mujiono mengatakan orang tua siswa telah memaafkan kejadian tersebut. Ia menyebut kegiatan belajar mengajar di SDN 060807 Medan kini telah kembali berjalan normal.
"Orangtua sudah memaafkan. Sudah normal semua, cuma karena dari segi administrasi, kepala sekolah kan harus kita tegur juga melalui surat peringatan (SP) supaya enggak terjadi lagi hal-hal seperti ini kan," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!