SKETSA | Rhoma Irama
Tahun 1975 adalah tahun kejayaan musik dangdut dengan munculnya album “Begadang” yang dinyanyikan Rhoma Irama. Ia pun baru berganti label rekaman dari Remaco ke Yukawi. Album itu diberi label “Volume 1” yang diikuti oleh volume-volume berikutnya sampai belasan. Inovasi yang dilakukan oleh Rhoma Irama adalah menggabungkan lagu rock dengan dangdut. Ia mengambil potongan rif dari lagu “Stormbringer” Deep Purple untuk diadopsi menjadi “Nyanyian Setan” dari Soneta (Volume 5). Ia juga mengambil potongan melodi “When a Blind Man Cries” dari Deep Purple dalam lagu “Buta” (Volume 11). Dan potongan-potongan melodi dari “Child in Time” dari Deep Purple menjadi lagu “Ghibah” (Volume 12) dan “Lapar” (Volume 5). Tetapi pengambilan dilakukan secara kreatif sehingga tidak terasakan dan hal itu menurut saya sah-sah saja, bukan suatu penjiplakan. Ia memang terpengaruh oleh Ritchie Blackmore, gitaris Deep Purple yang hebat itu. Pertanyaannya adalah, mengapa kemampuan gitar Rhoma Irama baru muncul ketika ia bergabung dengan Yukawi dan mendirikan Soneta, tidak ketika dulu ia bergabung dengan label sebelumnya.
Rhoma juga adalah seorang fashion designer, ia menciptakan busana di panggung maupun dalam film yang mirip jubah Diponegoro, sebagai personifikasi pahlawan Islam. Di situ pula yang menurut saya sebagai kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatan dari mengidentifikasi diri sebagai musik Islam menjadikan dirinya ikon untuk pahlawan kaum marginal yang tinggal di kampung seperti saya, walau sebenarnya ia bukan lagi orang yang terpinggirkan – dengan banyaknya penghasilan dari rekaman, film dan panggung pertunjukan kolosal yang diciptakannya. Namun kelemahannya adalah seringkali sebagai figur “hero” musik Islam, ia juga kerap melakukan tindak kontroversial seperti mempunyai banyak pacar dan ribut dengan orang. Belum lagi anaknya suka berurusan dengan Polisi karena terlibat kasus narkoba. Saya mencintai Rhoma Irama. Namun karya-karya awalnya yang terasa jujur jauh lebih indah ketimbang karya-karyanya yang dibalut dengan nasehat. Mari kita nikmati lirik lagu “Ani” (Volume 6) berikut ini:
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!