Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Narasi

ED
Minggu, 22 Mei 2022 | 05:51 WIB
Bagikan
SKETSA | Narasi

Pertanyaan berikut, kalau sejak zaman nabi Adam, emosi lebih menentukan ketimbang logika, mengapa post truth baru muncul belakangan ini? Jawabnya, ada hal lain yang membuat faktor emosi menjadi lebih kental, yaitu munculnya media yang dapat mempengaruhi opini secara masif. Ditambah lagi munculnya media sosial di era internet yang membuat narasi kebohongan tersebar secara mengglobal. Berkat bantuan manipulasi media, Bush dengan mudah memfitnah Saddam Hussein mempunyai senjata kimia, sehingga Barat beramai-ramai menyerbu Irak dan membuat negeri itu hancur lebur sampai sekarang. Hal yang sama terjadi dengan tudingan terhadap Osama Bin Laden yang menjadi penyebab serangan 911. Manusia dapat dimanipulasi dengan cara memainkan perasaannya, karena keputusan seseorang banyak dipengaruhi oleh emosi. Bagaimana kalau kita memainkan emosi massa untuk tujuan politik seperti yang dilakukan Buni Yani? Hal itu mudah sekali, caranya adalah dengan membuat narasi yang sesuai dengan apa yang dirasakan atau diinginkan massa, agar mudah dimanipulasi. Karena mereka dengan mudah percaya terhadap narasi yang mengkonfirmasi rasa bencinya.***

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.