Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Narasi

ED
Minggu, 22 Mei 2022 | 05:51 WIB
Bagikan
SKETSA | Narasi

Pertanyaannya, mengapa orang dapat semudah itu percaya atas narasi yang dibuat oleh orang lain? Salah satu jawabannya adalah fenomena Post Truth. Frasa post truth dimunculkan pada tahun 1992, oleh Steve Tesich. Dalam tulisannya “The Government of Lies” di majalah The Nation, ia menulis dalam konteks Perang Teluk dan Iran, “Kita sebagai manusia yang bebas, punya pilihan dalam menentukan keinginan untuk hidup di dunia post truth.” Tahun 2004, Ralph Keyes dan Stephen Colber mengutarakan hal yang mirip, yaitu truthiness. Maksudnya, sesuatu yang seolah-olah benar, padahal tidak benar sama sekali. Dua peristiwa yang menjadi momentum post truth adalah tahun 2016, yaitu keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau yang dikenal dengan istilah Brexit. Serta terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden Amerika Serikat. Kamus Oxford mendefinisikan post truth sebagai kondisi di mana fakta tidak terlalu berpengaruh terhadap pembentukan opini masyarakat dibandingkan dengan emosi dan keyakinan personal. Artinya, post truth adalah era di mana kebohongan dapat menyamar menjadi kebenaran, dengan cara memainkan emosi dan perasaan kita. Dengan itu kita sekarang menjadi jelas, siapa saja yang percaya dengan gambar plus narasi Jokowi dicuekin, tiada lain adalah orang yang emosi (bahasa Yunaninya: baper) terhadap sepak terjang Jokowi selama ini.

Karena sejak zaman nabi Adam, emosi jauh lebih berperan dalam mengambil keputusan ketimbang logika. Dan hidup ini tidak semuanya dapat diterangkan dengan logika. Ada hal-hal yang tidak logis dalam hidup namun tetap dijalani. Atas nama cinta misalnya. Mengapa seseorang menikah dan berkeluarga, pertimbangan mana yang lebih berperan dalam memutuskan ini, cinta atau logika? Tidak hanya soal pernikahan saja, banyak hal lain, misalnya dalam perekrutan tenaga kerja. Si pemilik perusahaan merasa ada hal yang ‘tidak enak’ dari penampilan seseorang sehingga ia tidak jadi merekrut calon pegawai. Padahal si calon itu adalah kandidat terbaik yang sudah disaring oleh bagian HRD. Sebaliknya, boss tiba-tiba senang dengan seorang pegawai yang sebetulnya tidak berprestasi di kantor. Alasannya si boss merasa nyaman kalau sedang berbicara dengan karyawan tersebut. Jadi unsur emosi jauh lebih berperan dalam pengambilan keputusan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.