Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

Humaira Ingatkan Bahaya Privilege dalam Narasi Jeda Sekolah dan Nikah Muda

Desi Rossilawati
Rabu, 7 Januari 2026 | 19:40 WIB
Bagikan
Humaira Ingatkan Bahaya Privilege dalam Narasi Jeda Sekolah dan Nikah Muda

VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Humaira Zahrotun Noor, ini menyoroti berkembangnya narasi jeda sekolah yang dibalut dengan ajakan pernikahan usia muda sebagai wacana yang perlu diuji secara kritis.

Menurutnya, isu tersebut tidak bisa dilepaskan dari konteks kebijakan publik, ketimpangan kelas, dan perlindungan hak anak.

Ia menegaskan bahwa dalam kerangka kebijakan, pendidikan merupakan hak dasar anak yang wajib dijamin negara. Normalisasi jeda sekolah, kata Humaira, justru berpotensi menggeser tanggung jawab negara kepada anak dan keluarga.

"Risiko terbesarnya bukan pada jedanya, tetapi pada kemungkinan anak tidak pernah kembali ke sekolah,” ujarnya, Rabu (7/1/2026).

Terkait pernikahan di usia 19 tahun, Humaira menyampaikan bahwa pengalaman personal memang tidak bisa disamaratakan. Namun, kebijakan publik tidak boleh dibangun dari kisah-kisah yang berhasil semata.

Ia menilai, secara struktural, pernikahan dini masih menyimpan risiko ketergantungan ekonomi dan memperlebar ketimpangan gender, terutama bagi anak perempuan.

Humaira juga menekankan pentingnya melihat latar belakang ekonomi dalam penyebaran narasi tersebut. Menurutnya, pengalaman menikah muda yang lahir dari kondisi finansial relatif aman tidak dapat dilepaskan dari privilege. Ketika narasi itu dikonsumsi oleh masyarakat yang berada dalam tekanan ekonomi, pernikahan berpotensi dipersepsikan sebagai jalan keluar instan dari kemiskinan dan ketidakpastian.

“Di titik ini, pengalaman personal berubah menjadi wacana yang berbahaya,” kata Humaira.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.