Humaira Ingatkan Bahaya Privilege dalam Narasi Jeda Sekolah dan Nikah Muda
“Karena yang satu berbagi cerita dari posisi aman, sementara yang lain mengambil keputusan besar dalam kondisi terdesak,” lanjutnya.
Ia menambahkan bahwa anak berhenti sekolah umumnya bukan karena pilihan bebas, melainkan akibat mahalnya biaya pendidikan, lemahnya jaminan sosial, serta minimnya intervensi negara. Oleh karena itu, Humaira menilai solusi yang ditawarkan seharusnya berfokus pada perbaikan sistem pendidikan dan perlindungan sosial.
Menutup pernyataannya, Humaira menegaskan bahwa kebijakan yang adil bukanlah yang terdengar paling bijak secara naratif, melainkan yang mampu melindungi kelompok paling rentan dari risiko jangka panjang.
“Melindungi anak berarti memastikan mereka tidak dipaksa ‘berhenti’ untuk menyesuaikan diri dengan kegagalan sistem,” pungkasnya. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!