Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Destinasi Pantai Paling Membahagiakan di Dunia Versi JustCover 5 Aug 2026 Mariano Peralta Bahagia Jalani Debut Manis Bersama Persib 5 Aug 2026 Pemerintah Umumkan Rangkaian Acara HUT Ke-81 RI 2026 5 Aug 2026 "Cahaya Hati" Debut, Warnai Pagelaran Sabang Merauke 2026 5 Aug 2026 Kades Rancaekek Kulon Buka Suara soal Polemik PTSL Rp.400 Ribu per Pemohon 5 Aug 2026 Satpol PP Ungkap Alasan Vendor SixNine Padel Tebang 10 Pohon 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026

SKETSA | Benturan Peradaban (III)

ED
Kamis, 3 Maret 2022 | 07:15 WIB
Bagikan
SKETSA | Benturan Peradaban (III)

Jauh sebelum peristiwa 9/11, Ronald Reagan telah membangun sebuah struktur komando militer baru yang bertanggung jawab atas kawasan Timur Tengah (CENTCOM) untuk menangani stabilitas dan keamanan mulai wilayah Barat hingga Mesir, dan Selatan hingga Yaman. Di Timur dari Pakistan dan ke Utara sejauh Kazakhstan. Kehadiran seperti itu meningkatkan keluhan lokal dan ideologis. Osama Bin Laden secara khusus mengecam kehadiran pasukan militer Amerika Serikat dekat kota suci Mekah dan Madinah pada tahun 1990, kemudian mengeluarkan “Deklarasi Jihad” melawan Amerika Serikat pada tahun 1996. Bin Laden melakukan banyak serangan terhadap Amerika Serikat selama tahun 1990-an, Puncaknya adalah peristiwa 9/11 yang memaksa Amerika mengerahkan sumber daya yang signifikan untuk mengejar al-Qaeda.

Begitu terjadi bencana 9/11, pidato Presiden George W. Bush yang berkumandang setelah serangan nampaknya sudah disiapkan dengan matang, “Kebebasan telah diserang pagi ini dan akan dipertahankan. Amerika Serikat akan menghukum mereka yang bertanggung jawab.” Jenis kebebasan yang dimaksud Bush tidak jelas, karena kebebasan yang dimaksud Bush adalah memastikan perdagangan minyak tidak terputus di Teluk Persia, yang menjadi pembenaran tindakan Amerika pasca-9/11. Sebagaimana sudah disinggung di atas, pada tahun 1943, FDR menyatakan Arab Saudi sangat penting untuk pertahanan Amerika Serikat. FDR mengakui kebutuhan akan minyak dan keamanan di kawasan ini (termasuk pembentukan negara Yahudi) ketika dia bertemu raja Saudi di tahun 1945. Selanjutnya, pemerintahan Lyndon B. Johnson memperkuat hubungan dengan Israel selama Perang Arab-Israel dan sesudahnya. Aliansi militer Amerika-Israel ini sekarang menjadi bahan propaganda ekstremis Islam dalam menjelek-jelekkan Amerika. Dukungan Amerika yang tak henti-hentinya kepada Israel mengakibatkan suburnya perekrutan teroris di Timur Tengah.

Teroris? Sebetulnya yang teroris itu siapa sih? Kita lanjutkan besok …***

  • Penulis adalah seorang pengamat seni, dan pernah menjadi executive di beberapa perusahaan telekomunikasi. Ia pernah kuliah di FMIPA – Universitas Indonesia (1981), lulus dari Elektro Telekomunikasi – Institut Teknologi Bandung (1986), Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara (2020). Dan pernah membuat buku “Melacak Lukisan Palsu” (2018) dan “Seni Sebagai Pembebasan” (2022). Pernah berpameran tunggal lukisan di galeri Titik Dua, Ubud (2021), berpameran bersama di galeri Salihara bersama Goenawan Mohamad (2020). Saat ini ia menjadi Editor in Chief di Jurnal Filsafat Dekonstruksi – jurnaldekonstruksi.id

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.