REFLEKSI | Ustad dan Bidadari
Berkatalah ia bahwa, " perempuan itu jangan egois untuk tidak menerima poligami di dunia, karena nanti di surga, justru setiap lelaki, para suami, malah di beri 72 bidadari yang akan menamani."
Sungguh teramat kejam kata-katanya, ia, si Ustad itu, telah secara sadar ia mengucapkan, mendokrin, mempengaruhi jamaahnya, agar para jamaahnya, menerima konsepsi cara berpikirnya. Racun pemikiran, yang mencoba mengugah para wanita, ibu-ibu dalam majlisnya, agar membuka pikirannya mau di duakan, dan menerima poligami sebagai sebuah keniscayaan yang ia tawarkan, pada para jamaahnya untuk menerima sebuah dogma, yang bisa menghancurkan kebahagian mahligai rumah tangga jamaahnya.
Sungguh si ustad model ini, ia telah di kelabuhi Iblis, hawa nafsunya telah menutup hatinya, dan ia panjang angan-angan mengharap bisa mendapatkan bidadari, sedangkan ia sendiri belum tentu Allah beri surga, sebagai tempatnya berada di kehidupan berikutnya nanti.
Ada dua perkara yang paling dikhawatirkan oleh Nabi kita, akan pemikiran yang menghinggapi pribadi Muslim, yaitu mengikuti hawa nafsu dan thul al-amal (banyak angan-angan).
Hawa nafsu itu gelap, ia dapat mengarahkan seorang Muslim jauh dari kebenaran. Sementara itu, pengharapan berlebihan (banyak angan-angan) mengakibatkan umat lalai mempersiapkan niat suci, dalam beribadah, untuk tujuan kehidupan akhiratnya, salah tujuan dalam berniat, akan membuatnya justru terhina, dan terperosok api neraka, Sehingga ia tak sadar, bahwa iblis setiap saat, akan terus melakukan tipu daya dan menebarkan bisikan jahat kepada anak cucu keturunan Adam.
Membangun niat, meluruskan tujuan, memurnikan langkah hati, tidak bisa mengandalkan satu orang ustad yang kita fanatiki, untuk di jadikan panutan.
Fanatik sendiri pastinya akan menutup banyak kebenaran dan ilmu yang lebih luas yang seharusnya bisa kita timba dan dapatkan.
Fanatik bisa membuat kita buta, dan bisa menutup apapun yang mampu membuka kebenaran yang datang pada kita.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!