Putra Khalifah Harun Ar-Rasyid Enggan Nikmati Fasilitas Negara
VISI.NEWS | BANDUNG - Harun Ar-Rasyid, salah seorang khalifah terbaik di masa Dinasti Abbasiyah mempunyai seorang putra yang enggan menikmati fasilitas negara. Ia lebih memilih hidup sederhana bersama seorang nenek tua. Kisah ini disampaikan oleh Abdullah bin Al-Faraj sebagaimana tercatat dalam kitab 'Uyunul Hayat (Ibnul Jauzi, 'Uyunul Hikayat, , halaman 69-71).
Dikisahkan, Abdullah bin Al-Faraj membutuhkan tukang untuk memperbaiki rumahnya. Ia lantas pergi ke pasar agar bisa mencari dan memilih pekerja yang cocok. Biasanya, para pekerja ini mangkal di pasar untuk bertemu dengan calon klien yang akan mempekerjakan mereka.
Setelah melihat beberapa orang pekerja, pandangan Abdullah tertuju pada seorang pemuda yang duduk di pojok. Dia memakai baju wol kasar sambil memegang alat pertukangan. "Apakah kamu mau bekerja di tempatku?" tanya Abdullah.
"Mau," jawab pemuda itu.
"Berapa upahmu sehari?"
"1 dirham dan 1 daniq (1/6 dirham),"
"Oke, deal. Mari ikut ke rumahku," ajak Abdullah.
Ketika diajak Abdullah, pemuda ini belum mau bergegas karena ada persyaratan yang ingin dia ajukan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!