Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Prof. Rhenald Kasali: Tugas Pengusaha Melawan Resesi dengan Berpikir Cepat

ED
Minggu, 5 Februari 2023 | 06:57 WIB
Bagikan
Prof. Rhenald Kasali: Tugas Pengusaha Melawan Resesi dengan Berpikir Cepat

VISI.NEWS | SOLO - Pakar ekonomi dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB-UI), Prof. Rhenald Kasali, melontarkan kritik kepada para pengusaha yang tidak berpikir cepat dan berpikir segar secara jernih dalam menyikapi dinamika perekonomian global, khususnya terkait dengan isu-isu resesi belakangan ini.

Kritik itu dilontarkan akademisi yang juga motivator bisnis itu di depan para pengusaha muda yang tergabung dalam organisasi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), peserta Musyawarah Cabang (Muscab) HIPMI Solo IX, di Hotel Sunan, Sabtu (4/2/2023).

"Resesi itu perlu disikapi dengan berpikir cepat dan pikiran jernih yang segar. Karena pandangan tentang resesi adalah pada masalah cara berpikir," katanya.

Di depan lebih 100 orang pengusaha muda itu, Prof. Rhenald Kasali menunjukkan contoh kecenderungan cara berpikir melalui questioner yang harus direspons para peserta muscab.

Dari jawaban yang ditayangkan langsung, pakar ekonomi dan bisnis itu menunjukkan bukti sebagian besar respons sebagai cara berpikir lambat.

"Tugas pengusaha adalah melawan resesi. Dia harus bisa berpikir cepat mencari cara mengatasi, bukan berpikir lambat dengan perhitungan -perhitungan yang menakutkan. Karena, menurut Pak Jusuf Kalla,  pengusaha itu saudagar yang memiliki seribu akal," tandasnya sambil mengutip pendapat mantan Wapres Jusuf Kalla.

Menyinggung isu resesi yang melanda dunia, Prof. Rhenald Kasali, mengingatkan, Indonesia baru mengalami resesi 3 kali sedangkan Amerika Serikat sudah 12 kali. Penyebab resesi terkait dengan persoalan dunia bercampur baur, bukan semata persoalan ekonomi tetapi ada persoalan, di antaranya geopolitik dan lain-lain.

Dalam menyikapi isu resesi, dia menyarankan agar para pengusaha muda memahami tantangan masa depan, seperti penggunaan robot yang berdampak berkurangnya tenaga kerja, pekerjaan yang tidak banyak lagi dikerjakan di kantor yang dia sebut "goodbye meja kerja", perubahan rumah sakit yang akan menjadi wellness, less hierarchy, dan sebagainya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.