Pigai Ungkap Dana Pribadi Terkuras Bantu Korban Bencana Saat Rapat di DPR

ED
Selasa, 3 Februari 2026 | 10:00 WIB
Bagikan
Pigai Ungkap Dana Pribadi Terkuras Bantu Korban Bencana Saat Rapat di DPR
1" data-turn-id="c0df5c15-b4e5-4d1d-845f-7d850c0871bd" data-testid="conversation-turn-20" data-scroll-anchor="true" data-turn="assistant">

VISI.NEWS | JAKARTA Rapat kerja antara Kementerian Hak Asasi Manusia dan Komisi XIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, berubah emosional ketika Menteri HAM Natalius Pigai mengungkap kondisi yang jarang terdengar dari balik meja pejabat negara. Ia mengaku harus menggunakan uang pribadi untuk membantu korban bencana dan konflik sosial karena tidak tersedianya pos bantuan langsung dari kementeriannya.

Pigai menjelaskan bahwa keterbatasan itu bukan semata soal kemauan, melainkan sistem penganggaran yang tidak memungkinkan kementeriannya bergerak cepat dalam situasi darurat kemanusiaan.

“Kementerian HAM ketika terjadi gempa atau ketika terjadi konflik sosial di sebuah wilayah, kami enggak bisa. Sistem penganggaran di Republik Indonesia yang mengandalkan SPPD itu, tidak bisa,” kata Natalius Pigai.

Ia mengaku kerap turun langsung ke lapangan saat terjadi bencana atau konflik, tetapi tak memiliki instrumen anggaran untuk memberikan bantuan sosial secara langsung kepada korban.

“Saya sendiri uang pribadi saya habis juga gara-gara tidak ada bantuan-bantuan sosial yang disediakan negara,” ujarnya.

Pigai menegaskan dirinya bukan berasal dari latar belakang pengusaha yang memiliki keleluasaan finansial. Ia menyebut dirinya seorang aktivis yang hidup sederhana dan juga harus memikirkan masa depan keluarga.

“Nah, kalau saya pengusaha sih bolehlah, saya bisa ambil dari uang pribadi. Saya kan aktivis, pak. Hidup menderita sekian lama, saya juga untuk masa depan, simpan juga kan,” ucapnya.

Meski demikian, Pigai menyampaikan bahwa untuk penanganan kasus pelanggaran HAM, kementeriannya saat ini telah memiliki dukungan anggaran yang memadai. Ia bahkan mempersilakan publik mengkritik bila kementeriannya tidak bekerja optimal dalam ranah tersebut.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.