Pigai Ungkap Dana Pribadi Terkuras Bantu Korban Bencana Saat Rapat di DPR
“Kalau penanganan kasus sudahlah, kami sudah punya anggaran cukup. Terima kasih banyak sudah dikasih. Kapan saja, kecuali kalau Kementerian HAM tidak menangani kasus, boleh dimaki-maki, Pak. Boleh dimarah-marah. Karena kami ada anggaran mau penanganan konflik sosial, ras, etnik, agama kami sudah ada anggaran,” kata Pigai.
Di sisi lain, Pigai juga menyinggung capaian diplomasi Indonesia di level internasional. Ia menyebut Indonesia untuk pertama kalinya dipercaya memimpin Dewan HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa, sebuah posisi yang disebutnya sebagai pencapaian bersejarah.
“Baru pertama pecah rekor memimpin dunia, ini baru pertama. Asia Pasifik aja tidak pernah kita pimpin, baru pertama, lembaga PBB lagi,” ujarnya.
Menurut Pigai, keberhasilan tersebut tak lepas dari dukungan DPR, khususnya Komisi XIII, terhadap kerja-kerja Kementerian HAM. Ia menyebut posisi tersebut sebagai pijakan penting bagi peran Indonesia di forum global.
“Saya kira itu satu prestasi dan kalau ada yang mau menyaingi ya nanti kita lihat 50 tahun lagi apakah kita akan jadi Sekjen PBB nggak, karena hari ini yang kita raih adalah di bawah nomor dua, di bawah Sekjen PBB,” kata Pigai. @kanaya
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!